Rezeki, Kesehatan, & Asmara Anda di Tahun Monyet 2016

Intisari - - Front Page - Penulis: Gunadi Wwidjaja, pakar astrologi dan feng shui di Jakarta

Dalam astrologi Tiongkok, shio Monyet dikenal mudah bergaul, energik, jujur, dan suka menolong. Pada dasarnya shio Monyet memiliki karakter yang baik. Sayangnya, elemen tetap Api masih menjadi momok yang menakutkan dan berbahaya. Tak heran kisruh politik, perselisihan, permasalah hukum, dan kelesuhan ekonomi masih akan terus terjadi di dunia, khususnya Indonesia. Bahkan, isu terorisme juga menjadi ancaman besar di tahun Monyet Api ini.

Berdasarkan penanggalan Tiongkok, pada 2016 ini kita akan memasuki tahun Monyet Api. Shio Monyet merupakan shio ke-9 dari 12 shio dalam penanggalan Tiongkok. Angka sembilan sering dikaitkan dengan keberuntungan, kecerdasan, dan ambisi.

Sayangnya, elemen Api yang melekat pada shio Monyet menjadi ancaman, sehingga kurang memberi keuntungan. Seperti sebuah ungkapan yang menyebut, “jika kecil api menjadi kawan, namun besar menjadi lawan”. Selain itu, api sering dianalogikan sebagai bentuk kemarahan. Walhasil, jika tidak pandai mengelolanya, api bisa menjadi malapetaka yang dapat menghanguskan semua.

Kendati seluruh karakter manusia tidak dapat dipukul rata secara umum, namun tahun 2016 tidak begitu buruk bagi peruntungan 12 shio. Beberapa shio akan mengalami banyak keberuntungan, namun ada juga yang bernasib buruk.

Angka sembilan yang didapat dari jumlah badan tahun yakni 2016 (2+1+6), merujuk pada Mars sebagai planet penguasa, yang dikuasai oleh elemen api. Mars juga disebut sebagai dewa perang. Sayangnya, pada tahun ini Saturnus yang dipercaya sebagai dewa kematian berada di rasi Scorpio dengan posisi yang tidak baik, tepatnya menyasar dalam istana kesehatan dalam peta kelahiran Indonesia. Artinya, Indonesia akan dihadapkan dengan banyak permasalahan kesehatan.

Perpaduan Saturnus dan Mars di mana yang satu mewakili dewa kematian dan yang lainnya mewakili dewa perang akan memicu banyak perkelahian luka, bencana, dan kemarahan.

Dari kondisi itulah, maka pada 2016 Indonesia diperkirakan akan ada banyak kematian, dengan anakanak dan remaja banyak yang menjadi korban. Selain itu, permasalahan kesehatan, kisruh politik, permasalahan hukum, banyak perselingkuhan, kesulitan ekonomi, bencana alam seperti gunung meletus, hingga ancaman terorisme masih akan terus terjadi di tahun Monyet Api.

Tahun para Naga dan Tikus

Meskipun posisi Saturnus dan Mars berada dalam posisi yang tidak baik, namun setiap tahun pasti selalu ada yang baik dan jelek sesuai dengan falsafah yin-yang. Tahun 2016 merupakan tahun terbaik bagi mereka yang bershio Naga dan Tikus.

Peruntungan Naga akan terlihat sejak awal tahun hingga akhir tahun, meski pada Juni dan September Naga akan mengalami sedikit masalah pada karier mereka. Namun hal itu tidak memengaruhi keberuntungan shio Naga secara

keseluruhan. Dari segi kesehatan, Naga tidak akan mengalami masalah sepanjang tahun ini.

Adapun shio Tikus hanya akan menemukan masalah pada karier mereka di awal dan akhir tahun saja. Sedangkan pada Juli dan September, shio Tikus akan dihadapkan dengan masalah kesehatan dan urusan keluarga.

Bagi shio lain seperti Macan, Ular, atau Babi, harus berhati-hati. Pasalnya, tahun ini bukan tahun terbaik bagi mereka. Bagi mereka yang bershio Ular, 2016 menjadi tahun perjuangan dalam menjaga keharmonisan hubungan maupun keluarga. Pasalnya, sejak awal hingga akhir tahun, shio Ular akan menemukan ketidakharmonisan dengan pasangan maupun keluarga mereka.

Di sisi bisnis, bisnis yang berhubungan dengan sumber daya energi, jasa pengacara, pemasaran, sosial, dan media, sebagai bisnis yang cemerlang di 2016. Sayangnya, bisnis penyelundupan dan perdagangan narkoba terus mengalami peningkatan. Maka diperlukan ekstra pengawasan dari pemerintah.

Dalam hal kesehatan, masalah yang berhubungan dengan organ pencernaan (perut, usus, dan kandung empedu), ginjal, tekanan darah tinggi, diabetes, dan otot, menjadi masalah kesehatan yang banyak menimpa di 2016. Meski demikian, kita tidak perlu khawatir. Selama mengontrol pola makan dan kebersihan lingkungan, ancaman penyakit yang membahayakan kesehatan dapat dicegah.

Sementara itu, kisruh dan perselisihan politik masih akan terus terjadi. Pada 2015, perselisihan itu terlihat pada dua kubu yang bersitegang pasca-Pilpers 2014, yakni Koalisi Indonesia Hebat dengan Koalisi Merah Putih, pada 2016 kisruh politik akan terjadi di meja hijau yang melibatkan dua lembaga negara, yakni lembaga ekskutif yaitu pemerintah dengan lembaga legislatif yaitu DPR.

DPR akan terus-menerus menggoyang kursi Presiden Joko Widodo. Segala kebijakan pemerintah tidak akan mudah mendapat dukungan dari lembaga legislatif. Bahkan, DPR tak segansegan akan menggugat segala kebijakan pemerintah ke meja hijau alias melalui jalur hukum.

Selain itu, permasalahan hukum seperti kasus korupsi juga masih terus terjadi. Para pemangku kekuasaan masih banyak yang terjerembab dalam korupsi. Tak hanya itu, pelemahan terhadap lembaga pemberantasan korupsi, yakni KPK juga masih terus terjadi. Lembaga anti-rasuah ini semakin sulit menemukan rohnya untuk memberantas para koruptor akibat pelemahan yang terus diterimanya.

Shio bernasib baik: Naga dan Tikus Shio bernasib buruk: Macan, Ular, dan Babi.

Shio bernasib sedang atau cukup netral:

Kambing, Kelinci, Kerbau, Ayam, dan Anjing.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.