Bukan lagi zaman ekslusif

Intisari - - Daftar Isi -

Titiek Kismiyati, Kepala Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi, Perpusnas RI menyatakan bahwa zaman kini bukan lagi zaman ekslusif. Untuk data yang dibutuhkan oleh masyarakat, semua perpustakaan harus bergandengan tangan agar tak pelit untuk berbagi data.

Indonesia OneSearch memang sinkron dengan visi Perpusnas RI sebagai pusat jejaring segala informasi yang dibutuhkan masyarakat. Portal Indonesia OneSearch juga hadir di tengah geliat Perpusnas RI yang sedang membangun Katalog Induk Nasional agar data koleksi seluruh perpustakaan di Indonesia dapat dikumpulkan.

“Dengan pengembangan sistem ini, orang Indonesia dengan minat baca yang tinggi namun tidak mampu membeli buku akan sangat terbantu,” harap Titiek. Apalagi masyarakat Indonesia sampai saat ini masih memiliki minat baca yang rendah. Bukan karena tidak suka membaca, hanya saja aksesnya sangat terbatas. Dengan Indonesia OneSearch, celah jendela informasi itu sedikit demi sedikit mulai terbuka.

Sosialiasi melalui seminar dan workshop akan terus dilakukan oleh Perpusnas RI bekerja sama dengan berbagai perpustakaan di seluruh Indonesia. Titiek sendiri mantap memandang program ini akan sangat bermanfaat bagi para pemustaka secara khusus, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Peluncuran Indonesia OneSearch digelar di bulan Februari 2016. Di usia yang masih seumur jagung, inovasi ini menerima sambutan yang baik dari perpustakaanperpustakaan di Indonesia.

Ada dua sisi gendang yang membuat perpustakaan mau menjadi anggota di Indonesia OneSearch sekaligus pula enggan untuk bergabung. Satu sisi perpustakaan ingin agar koleksinya dipublikasikan, di sisi lain takut ketahuan jika ternyata salah satu koleksi perpustakaan adalah hasil plagiat. Karena Indonesia OneSearch akan mengembangkan sistem plagiarism detector yang akan menelanjangi

Titik Kismiyati Kepala Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi, Perpusnas RI

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.