Kuliah Cuma-Cuma Universitas Kelas Dunia

Intisari - - Daftar Isi -

Di negara-negara maju, sistem kelas virtual ini sejak dimulai sejak 2002. Peminatnya juga membludak. Laporan Babson Survey Group, sekitar 1,6 juta mahasiswa Amerika Serikat terdaftar sebagai mahasiswa kuliah online pada 2002. Jumlah itu kemudian meningkat 87% sepuluh tahun kemudian. Seperti yang dilansir di situs worldwidelearn.com, sekitar 6,7 juta mahasiswa memilih sistem kuliah online.

Sekarang ini dengan sistem Massive Open Online Course (MOOC), universitas sekelas Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan University of California Berkeley telah membuka kelas mata kuliah online untuk umum. Bentuknya seperti kursus online cuma-cuma yang terbuka bagi semua orang.

Kita juga bisa mengaksesnya secara gratis melalui situs web yang menjadi platform MOOC seperti Coursera, Edx, Udacity, Class2go, dan OpenMOOC. Ada pula universitas yang menye-diakan mata kuliah online ini di situs webnya sendiri. Materi kuliah yang ditawarkan berupa video, teks, dan forum interaktif untuk diskusi. Mata kuliah yang disajikan juga beragam. Mulai dari komputer, statistika, astronomi, arkeologi, sastra dan bahasa, kesehatan, kedokteran, ekonomi, manajemen, matematika, serta seni.

Untuk berkuliah, peserta harus berusia minimal 18 tahun dan mendaftar dulu ke platform MOOC. Untuk mendapatkan sertifikat sebagai tanda kita pernah mengikuti kelas, akan dikenakan biaya sekitar AS$50200 (Rp500ribu-Rp2juta). Untuk mendapat sertifikat, syarat kehadiran dan keaktifan kita di kelas minimal 75%.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.