Hanya sebagai suplemen

Intisari - - Jeda -

Sebenarnya, airbag tidak bekerja sendirian. Ia juga didampingi seat belt (sabuk pengaman). Sabuk ini memiliki fungsi pretensioner, yang membuat tubuh tetap menempel pada jok. Tujuannya untuk mengurangi benturan bila airbag mengembang. Perlu kita ketahui bersama, pretensioner ini berbeda dengan retraktor pengunci darurat. Yang biasanya mengunci sabuk pengaman ketika badan tiba-tiba condong ke depan.

Kita mungkin berharap besar kalau airbag dapat mengurangi tingkat fatalitas. Tapi mungkin hal itu akan berujung kekecewaan bila airbag tak mengembang. Perlu diketahui bahwa kantong udara dikenal sebagai Supplemental Restrain System (SRS). Dari namanya saja sudah jelas, hanya sebagai suplemen. Pelengkap saja. Kantong udara ini hanya pelindung tambahan bagi pengemudi dan penumpang.

Terkadang banyak orang salah paham pada fungsi airbag. SRS bukanlah alat yang akan menghentikan tubuh agar tak terlempar ke depan. Ia hanya berguna melindungi kepala kita agar tak terbentur. Adalah sabuk pengaman yang dapat menghentikan tubuh agar tak terlempar ke depan.

Patut pula dipahami, airbag dan pretensioner hanya dapat digunakan satu kali. Bila kedua fitur keamanan itu telah aktif, segeralah untuk menggantinya. Meski biayanya cukup mahal, sekitar Rp25 juta, namun fungsinya amat vital.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.