Ditembak dan diperkosa

Intisari - - Jeda -

Butuh berminggu-minggu sebelum akhirnya Sagawa berbicara dengan Hertevelt. Rupanya perasaan itu tak bertepuk sebelah tangan. Hertevelt juga mengagumi sosok Sagawa. Menurut Hartevelt, Sagawa merupakan sosok yang pandai dan sederhana karena tidak pernah memamerkan kekayaan keluarganya. Beberapa kali Sagawa mengundang Hertevelt untuk bergabung belajar bersama temantemannya dan mencicipi masakan Jepang buatannya, yakni sukiyaki. Namun, Hertevelet menolak ajakan itu.

Baru pada ajakan yang kesekian, Hertevelt bersedia datang seorang diri ke apartemen Sagawa, di Apartemen François Mitterrand, Rue Erlanger, Paris. Kali itu keduanya ingin sama-sama

Renée Hartevelt

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.