“Karena kami media TV, jam kerja tidak standar. Namun bukan berarti karyawan bisa masuk dan pulang kantor seenaknya. Jam kerja tergantung dari program apa yang sedang dikerjakan. Tak jarang, mereka yang baru pertama kali berkarier di media TV dengan pola

Intisari - - Jeda -

bisa menjadi pribadi yang superkreatif. Nah, sulit dibayangkan bagaimana menyatukan dua kepribadian ini karena keduanya sangat bertolak belakang: pribadi yang kreatif umumnya jauh dari sikap disipilin, pun sebaliknya mereka yang disiplin dan patuh pada peraturan agak sulit berpikir kreatif.

Lantas bagaimana caranya?

Pelatihan militer demi disiplin

Setidaknya ada lima hal yang bisa ditarik dari Net.TV dan menjadi tolok ukur perubahan dari perusahaan konvensional ke perusahaan milenial. Pertama, suasana kerja yang nyaman. Net.TV menerjemahkan poin pertama ini dengan mengubah desain interior yang menyerupai kafe. Ada juga area luar kantor yang disediakan untuk melepaskan stres.

Net.TV juga tidak memberlakukan jam kerja. “Karena kami media TV, jam kerja tidak standar. Namun bukan berarti karyawan bisa masuk dan pulang kantor seenaknya. Jam kerja tergantung dari program apa yang sedang dikerjakan. Tak jarang, mereka yang baru pertama kali berkarier di media TV shock dengan pola jam kerja ini,” jelas Hery Kustanto.

Yang kedua, keterlibatan CEO sebagai sosok inspiratif. Di Net. TV, CEO sangat terlibat dan dekat dengan karyawannya, selalu hadir dalam pertemuan formal dan informal. Hery mengaku bahwa CEO Net.TV sampai menjadi idola karyawan baru.

Ketiga, update berkala. Salah satu sifat Generasi Y adalah kritis. Ingin dilibatkan dalam update berkala manajemen perihal kondisi dan kinerja perusahaan. Menurut Hery, Gen Y selalu ingin tahu. Mereka ingin mengetahui sudah sampai mana gerak perusahaan. Termasuk sudah memperoleh keuntungan atau belum.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.