Ada faktor “x”

Intisari - - DINAMIKA -

Fenomena kecanduan pornografi di Indonesia rupanya juga dipicu oleh tayangan-tayangan porno buatan anak bangsa sendiri. Dulu mungkin video dengan adegan penuh hawa nafsu itu dilakoni oleh orang asing. Situs pornografi terbesar pun dari Amerika Serikat. Namun, seiring maraknya media sosial, pornografi dengan pemain lokal mulai marak. Bukan hanya video amatir, yang profesional pun mudah didapat.

Ibarat air bah, derasnya konten pornografi sulit untuk dibendung. Tak perlu lagi menggunakan VCD, DVD, atau membeli majalah dewasa. Konten porno menyebar luas bak virus di dunia maya. Tinggal unduh saja semua sudah

dr. Naek L. Tobing

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.