Menyusuri Bekas Jalan Bersejarah

Intisari - - LANGLANG -

Janjang Koto Gadang masih tergolong kawasan wisata baru. Pertama kali dibangun pada tahun 2013. Objek wisata ini merupakan jembatan tembok yang menghubungkan Agam dan Bukittinggi. Jadi, ada dua akses masuk. Bisa dari Bukittinggi seperti yang saya lakukan atau dari daerah Kabupaten Agam.

Dahulu, Janjang Koto Gadang merupakan akses penduduk dari Koto Gadang menuju Kota Bukittinggi. Baik untuk menjual hasil pertanian, bersekolah, maupun ke kantor. Seiring ekonomi membaik sehingga penduduk Gadang banyak yang memiliki kendaraan bermotor, jalan ini terabaikan. Semak belukar pun memenuhi jalan yang, konon katanya, menjadi jalur menuju sekolah bagi tokoh-tokoh nasional di masa kecilnya. Seperti Agus Salim, Emil Salim, dan Rohana Kudus.

Beruntunglah saya yang berkunjung ke objek ini di luar musim liburan. Soalnya, kalau liburan tiba, pengunjungnya bisa membeludak. Dari 50-an di hari biasa menjadi 200 - 300 orang per harinya. Jadi, saat itu seorang diri saya menikmati pemandangan Ngarai Sianok di puncak Janjang Koto Gadang. Benar-benar sebuah kemewahan yang sangat langka.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.