Sampai ambil cuti

Intisari - - Dinamika -

Selain kebahagiaan, kisah sedih juga menghiasi interaksi Hilda dan Susi dengan hewan peliharaan. Khususnya ketika hewan peliharaan mengalami sakit, hilang, atau mati.

Susi mengatakan, begitu sedih ketika pertama kali salah satu kucing peliharaannya mati. Bahkan, kesedihan itu berlangsung selama seminggu. Apalagi kucing peliharaannya kini sudah mati enam ekor. Hal itu semakin membuatnya sedih setiap kali mengingatnya. Oleh karena itu, ia begitu cemas jika ada kucingnya yang mengalami sakit. Ia takut kucingnya akan mati kembali.

“Makanya, setiap ada yang sakit saya langsung buru-buru bawa ke dokter. Saya sedih jika harus kehilangan kembali,” ucap Susi yang ketika ditemui di Pondok Pengayoman Satwa Jakarta (PPSJ), Ragunan, Jakarta Selatan sedang memeriksakan bayi kucingnya. “Sudah tiga hari dia enggak mau makan. Saya takut dia terjangkit penyakit atau terserang virus,” tambah Susi.

Lain lagi dengan Hilda yang pernah dibuat cemas karena Pippo menghilang. Hilda yang mengetahui kabar tersebut dari pekerja rumah tangganya langsung meluncur dari kantor ke rumah untuk mencarinya. Bahkan, ia sampai rela mengambil cuti selama dua hari hanya untuk mencari Pippo.

Tak berhenti di situ, Hilda juga menyebarkan flyer, mengirimkan kabar berantai, menyebarkan informasi di berbagai media sosial, dan mengiming-imingi imbalan Rp1 juta untuk siapa yang berhasil menemukan. “Saya keliling kompleks sambil teriak memanggil Pippo dan nempelin flyer. Satpam kompleks juga ikut membantu. Ternyata, dia ada di rumah salah satu tetangga. Mereka tidak tahu kalau itu anjing hilang,” kata Hilda.

Hilda juga pernah merasa kaget dan sedih ketika anjingnya mengalami kesakitan. Ketika itu, salah satu anjingnya berkelahi dengan anjing tetangga hingga cedera dan mengeluarkan darah. Seketika itu, Hilda langsung membawanya ke dokter hewan. “Untungnya, bisa diobati,” ujar Hilda.

Nah, jika sudah mampu mencintai binatang tanpa batas apalagi dengan manusia.

drh. Hadi Wibowo Foto Narsum dokter hewan di Pondok Pengayoman Satwa Jakarta (PPSJ), Ragunan, Jakarta Selatan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.