MENGHITUNG ASUPAN GIZI SARAPAN ORANG INDONESIA

Tahukah Anda, idealnya sarapan yang kita lakukan sehari-hari harus memenuhi minimal 25% Angka Kecukupan Gizi. Apakah gizi dari menu sarapan yang lazim dikonsumsi orang Indonesia sudah cukup? Mari kita simak enam jenis sarapan kita sehari-hari.

Intisari - - Laglang - Penulis: Tika Anggreni Purba Fotografer: Bhisma Adinaya

Tentu kita mafhum, sarapan adalah salah satu cara memenuhi kebutuhan gizi harian, serta menghasilkan energi demi mendukung proses berpikir dan beraktivitas sepanjang hari. Karena itu utamakan sarapan yang memenuhi gizi seimbang. Setidaknya terdapat karbohidrat (5060%), protein (10-15%), dan lemak (20-25%). Lebih komplet lagi jika terdapat vitamin dan mineral yang

bisa didapat dari sayur dan buah.

Tentu kebutuhan gizi setiap orang berbeda-beda, tergantung pada aktivitas fisik, tinggi badan, dan berat badan. Karena itu pula, jumlah asupan yang dibutuhkan juga harus disesuaikan sendiri. Berapapun jumlah asupannya, yang terpenting adalah nutrisinya mesti seimbang sesuai dengan komposisi ideal menu sarapan sehat.

Contohnya, seorang pekerja kantoran dengan aktivitas ringan setiap harinya. Sarapan yang disarankan adalah sepiring nasi goreng telur ditambah sayur. Dari menu ini, ia bisa menerima asupan gizi dengan komposisi yang pas juga seimbang. Katakanlah kebutuhan kalorinya 2.000 kalori/ hari, maka ia harus memenuhi 25% dari kebutuhan itu, yaitu 500 kalori.

Sebagai sarapan hariannya, kebanyakan masyarakat di Indonesia mengonsumsi bubur ayam, nasi uduk, nasi goreng, roti, mi, sereal, dll. Bagaimana kandungan gizi pada menu sarapan ini? Dr.dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK, dokter spesialis gizi klinis, RSIA Gladiool Magelang, mencoba mengulasnya.

Akan tetapi sebagai catatan, dalam contoh menu sarapan berikut ini, kebutuhan akan sayur dan buah mesti lebih diperhatikan.

Dokter Spesialis Gizi Klinis, RSIA Gladiool Magelang Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.