Industri Tolak Cukai Plastik

Jawa Pos - - Ekonomi Bisnis -

SURABAYA – Kementerian Keuangan berencana memungut cukai dari kantong plastik pada tahun depan. Selain mengurangi konsumsi plastik yang mencemari lingkungan, penerimaan negara dari cukai plastik ditargetkan mencapai Rp 500 miliar.

Wakil Ketua Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik Indonesia (Inaplas) Budi Susanto Sadiman menilai penerimaan negara dari cukai plastik tidak besar. Namun, dampaknya pada industri plastik dan penerimaan negara dari pajak sangat besar.

Budi memperkirakan, pengenaan cukai akan menurunkan omzet penjualan industri kecil dan menengah. Tingkat penurunannya setara dengan besaran cukai. Di sisi lain, industri plastik juga menghadapi imbas penurunan daya beli di sektor konsumsi. ”Sejak puasa lalu masih terus menurun,” katanya.

Jika cukai plastik diberlakukan, Budi menyatakan, potensi penyelundupan produk plastik akan semakin marak. Ketika industri plastik dalam negeri melemah, serbuan plastik impor akan semakin besar.

Sebaliknya, Budi meminta pemerintah mengembangkan industri plastik dari hulu ke hilir. Caranya, mempercepat pembangunan kilang dan industri petrokimia yang baru. Keberadaan industri petrokimia mampu memangkas biaya bahan baku. (car/c10/noe)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.