Barito Utara Surga Pembalakan KALIMANTAN TENGAH

Jawa Pos - - Nusantara -

PALANGKA RAYA – Lagi, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, menjadi ladang basah pelaku pembalakan liar. Agustus silam, kurang lebih 7.140 potong kayu tanpa dokumen diamankan di DAS Barito, wilayah Barsel. Ribuan potong kayu itu berasal dari kabupaten yang memiliki slogan Iya Mulik Bengkang Turan tersebut.

Kini jajaran subdittipiter ditreskrimsus kembali mengamankan 733 batang kayu olahan berbagai jenis. Ratusan kayu siap jual itu diangkut dengan menggunakan lima truk. Ada dua lokasi penghentian dan penangkapan.

Pertama, sekitar pukul 05.00 WIB, polisi mengamankan satu truk di simpang tiga sebelah Pos Polisi Jingah, Kecamatan Teweh Baru. Dua jam kemudian, polisi mengamankan iring-iringan empat truk di Km 17 Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru.

”Kami beraksi 6 Oktober lalu bersama Polres Barut. Semua sopir sudah kami bawa ke sini (mapolda, Red),” ujar Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko yang diwakili Direskrimsus Kombespol Sumarto kemarin (13/10).

Ada lima tersangka yang ditetapkan, yaitu Mulyadi, Sutris, Rapikanedi, Supiyono, dan Tindang. Rencananya, kayu-kayu itu dijual ke tempat penggergajian kayu di sekitar Muara Teweh dan luar kota. ”Hukumannya minimal satu tahun. Kami masih kembangkan ke bos besarnya,” kata Sumarto. (ram/abe/c9/ami)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.