3,6 Hektare Tanaman Petani Rusak

Jawa Pos - - Jawa Timur -

PARA petani yang memiliki persawahan di Desa/ Kecamatan Kapongan terancam gagal panen. Sebab, tanaman di sawah mereka rusak.

Diduga, tanaman tersebut terkena limbah dari Pabrik Gula (PG) Panji. Tanaman berupa padi, cabai, dan jagung milik petani tidak bisa tumbuh dengan baik.

Misalnya, yang dialami H. Anis, salah seorang petani. Padi yang baru ditanamnya sepekan lalu layu. ”Sudah jelas tidak bisa tumbuh,” ujarnya.

Dia menerangkan, ada dua petak sawah seluas 0,4 hektare yang padinya terkena limbah. Dia memperkirakan, kerugian yang dialami mencapai lebih dari Rp 4 juta. ” Sawah itu saya sewa. Harga sewa dalam satu kali tanam Rp 2 juta,” terangnya.

Anis menanam padi pada Senin (9/10), sedangkan limbah tersebut sampai ke sawah pada Minggu (8/10) atau sehari sebelumnya. ”Saya tetap nanam padi karena bibitnya sudah dicabut. Eman kalau dibiarkan,” katanya.

Kepala Balai Penyuluham Pertanian (BPP) Kapongan Yusuf Hariyanto menerangkan, ada sekitar 3,6 hektare lahan persawahan milik petani yang terdampak. ”Setelah kami data, ada sembilan petani yang sawahnya terdampak,” terangnya.

Selain persawahan, sebuah kolam ikan milik warga terkena imbas. Dampaknya, semua ikan di dalam kolam mati. (bib/c21/diq)

HABIBUL ADNAN/JAWA POS RADAR BANYUWANGI RUSAK: Jagung milik petani yang terkena imbas cairan diduga limbah. Tanaman ini dipastikan tidak bisa berbuah.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.