Jurus Gertak demi Kontrak

Jawa Pos - - Total Football -

JANGAN buru-buru percaya kalau ada pemain yang tiba-tiba melontarkan keinginan untuk hengkang. Padahal, kontraknya masih panjang. Sebab, bisa jadi pernyataan itu disampaikan sebagai alat untuk meminta kenaikan gaji atau nilai kontrak.

Sebagaimana yang dilakukan Antoine Griezmann. Awal musim lalu Griezmann sempat diisukan bakal hengkang ke Manchester United. Kepergian penyerang Wayne Rooney ke Everton, pertemanan yang erat dengan Paul Pogba, dan rayuan Jose Mourinho memperkuat isu kepergian Griezmann. Bahkan, fans United sudah memamerkan jersey United bernomor punggung tujuh atas nama Griezmann.

Namun, semua itu cuma modus dari sang pemain. Itu diungkapkan bek kiri Atletico Filipe Luis. Kemarin (13/10) Luis kepada El Mundo mengatakan bahwa gosip Griezmann hengkang ke United tidak akan pernah terealisasi.

’’Sering pemain mengatakan merasa tidak cukup diperlukan atau tidak berharga oleh klubnya. Tujuan pemain itu mencari perhatian di klubnya saat ini,’’ kata Luis. ’’Pemain itu menginginkan kenaikan kontrak dan nilai dirinya,’’ tambah bek berusia 32 tahun itu.

Faktanya, Atletico terpancing oleh gertakan Griezmann. Buktinya, pada 13 Juni lalu, mereka menyodorkan kontrak baru kepada bomber timnas Prancis tersebut. Kontrak baru itu memastikan keberadaan Griezmann di Atleti hingga 2022.

’’Pada akhirnya, untuk semua pembicaraan dirinya dengan klub lain usai. Sebab, Griezmann ingin selalu berada di Atleti dan dia merasa bahagia serta senang,’’ tutur Luis.

Selain memberikan pandangan soal Griezmann, mantan bek Chelsea itu membungkuk hormat atas sikap bek Barca Gerard Pique. Pique mendukung kemerdekaan Catalunya. Tetapi, dia tetap bermain total untuk timnas Spanyol.

’’Sudah seharusnya pesepak bola menyuarakan apa yang dirasakan atau apa pilihan sikapnya,’’ ucap Luis. (dra/c4/bas)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.