Kunjungi Tanah Leluhur

Jawa Pos - - Kualifikasi Pd 2018 -

PERU dan Lima bukan wilayah yang asing bagi pemain bertahan Selandia Baru Andrew Durante. Sebagaimana diberitakan New Zealand Herald kemarin, Durante rupanya memiliki ’’akar’’ dari negara Amerika Selatan tersebut.

Bapak kakek buyut bek 35 tahun itu lahir di Lima dan hidup selama 17 tahun di ibu kota Peru tersebut. Kemudian, setelah itu, bapak kakek buyut Durante pindah ke Inggris dan menetap di sana. Lalu, sang kakek buyut Durante kembali ke Lima untuk bekerja di perusahaan telekomunikasi.

Nah, kakek Durante seperti menapaktilasi jejak sang leluhurnya dengan hidup 17 tahun di Lima. Baru setelah itu, dia pindah ke Selandia Baru.

Durante baru tahu dirinya punya darah Peru setelah sang nenek menceritakan hal itu kepadanya pekan lalu. Saat Selandia Baru melawat ke Peru untuk laga leg kedua playoff intercontinental, sang nenek meminta satu hal kepada Durante.

’’Nenek menyuruh saya melihat rumah keluarga besar kami di Lima. Rumah di mana mereka tinggal sekitar 60 tahun lalu. Namun, saya katakan saya tak punya banyak waktu di sela jadwal bertanding,” tutur bek Wellington Phoenix tersebut. (dra/c17/bas)

DEAN PEMBERTON/EPA

DARAH PERU: Andrew Durante setelah laga melawan Peru (11/11).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.