Evaluasi Kinerja Pejabat Secepatnya

Jawa Pos - - Gresik -

GRESIK – Mutasi pejabat besarbesaran baru sepekan. Namun, Bupati Sambari Halim Radianto sudah memberikan warning. Dia menyebutkan, hasil mutasi Selasa (14/11) hanya bersifat uji coba. Tak tertutup kemungkinan, mutasi lanjutan kembali berlangsung dalam waktu singkat.

”Sebab, sejak awal, yang kita cari adalah pejabat yang mampu dan mau. Tapi, sering hasilnya tak sesuai harapan,” katanya.

Karena itu, lanjut Sambari, setelah mutasi terakhir, dirinya dan baperjakat segera mengevaluasi kinerja para pejabat. ”Jika memang dibutuhkan penyegaran, bisa saja mutasi kita lakukan lagi secepatnya. Bisa bulan depan, bisa dua bulan lagi,” tuturnya.

Bukan hanya itu. Orang nomor satu di Gresik tersebut juga mengatakan sedang menyusun draf usulan ke pemerintah pusat terkait dengan boleh tidaknya pe nempatan pejabat tanpa melalui eselonisasi.

Sambari mengungkapkan, aturan eselonisasi itulah yang membuat dirinya kesulitan untuk memperbaiki kinerja di instansi pemkab.

Pejabat asal Dukun itu menambahkan, karena problem eselonisasi, pihaknya juga kesulitan untuk melakukan perombakan drastis. Sebab, penempatan jabatan harus berdasar eselon. Dia mencontohkan penataan para kepala dinas. Berdasar aturan, posisi tersebut hanya bisa diisi pejabat eselon II. Sementara itu, pejabat eselon II tidak bisa menempati eselon di bawahnya. ( ris/c7/dio)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.