Dana Berkali-kali Ditahan

Jawa Pos - - OPINI -

SAYA mulai berjualan di Lazada akhir Oktober tahun lalu. Saat mengisi data rekening bank, Lazada meminta scan buku tabungan. Saya sudah menginformasikan bahwa saya menggunakan Tahapan BCA Xpresi yang tidak menggunakan buku. Jadi, saya hanya mengirimkan foto ATM dan screenshot internet banking yang menunjukkan nama dan nomor rekening.

Akhirnya, toko saya di Lazada aktif. Setelah dua bulan, dana hasil penjualan mulai banyak. Namun, tidak dibayarkan. Padahal, sesuai jadwal, setiap Rabu Lazada mentransfer dana penjualan tanpa kita harus melakukan penarikan.

Saat saya mengirimkan komplain via e-mail, pihak Lazada beralasan saya tidak melengkapi data rekening. Setelah mengirim ulang data rekening, pada periode Rabu selanjutnya dana saya dicairkan. Dua minggu setelahnya, kejadian yang sama terulang. Begitu pula minggu berikutnya. Alasannya sama.

Kini saya putuskan untuk menutup toko. Saya hanya meminta semua dana hasil penjualan selama Desember diberikan.

MELANNY, Jalan Pemintalan, Cilacap, 08987879xxx

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.