Investasi USD 45 Juta, Target Kuasai 60% Pasar Cairan Infus

Satoria Group Perluas Bisnis Farmasi

Jawa Pos - - FRESH -

SATORIA Group terus memperkuat bisnisnya di sektor industri farmasi. Untuk itu, investasi senilai USD 45 juta (sekitar Rp 585 miliar) digelontorkan PT Satoria Aneka Industri. Investasi tersebut digunakan untuk membangun pabrik cairan infus dasar unit I dan II di Wonorejo, Pasuruan.

Unit I existing yang sudah beroperasi pada akhir 2017 memiliki kapasitas produksi terpasang 50 juta botol per tahun. Sementara itu, kapasitas produksi terpasang unit II 70–110 juta botol per tahun. Ekspansi pabrik unit II yang ditargetkan rampung tahun depan akan melambungkan kapasitas produksi total kedua unit menjadi 120–160 juta botol per tahun.

Dengan ekspansi usaha itu, kebutuhan cairan infus dasar nasional dalam 3–5 tahun ke depan diharapkan bisa terpenuhi oleh produksi dalam negeri. ”Hal ini terkait imbauan pemerintah agar seluruh penduduk Indonesia turut serta dalam program BPJS,” kata Founder dan CEO Satoria Group Alim Satria.

Secara nasional, kebutuhan cairan infus dasar tahun ini diperkirakan sebesar 210 juta botol dan bakal naik menjadi 250 juta botol dengan terealisasinya jaminan kesehatan semesta (universal health coverage) BPJS pada 2019. Kebutuhan pasar selama ini dipasok para pemain lama yang mayoritas penanaman modal asing (PMA).

”Jika pabrik unit II beroperasi, maka Satoria Pharma berani menargetkan penguasaan pasar hingga 60 persen dari total pangsa pasar di negeri ini,” imbuhnya.

Guna mencapai target tersebut, Satoria telah memperkuat lini market melalui National Sales Conference 2018 yang diadakan di Hotel Vasa Surabaya pada 28–31 Januari lalu. Strategi pemasaran dan penjualan demi menjamin kualitas serta manfaat produk agar bisa dirasakan pasien sebagai pengguna akhir pun dibahas dalam event tersebut.

Para sales juga dibekali beragam skill. Di antaranya, medical dan product knowledge serta selling skill dengan menghadirkan praktisi kedokteran, keperawatan, dan sales trainer profesional di bidangnya.

sales health care professional Vice President Director PT Satoria Aneka Industri

(HCP) rumah sakit di seluruh Indonesia.

Tim sales dan marketing merupakan faktor penting untuk melakukan edukasi pasar dalam meningkatkan penggunaan cairan infus. Selain itu, tim tersebut merupakan wujud komitmen bahwa tim Satoria Pharma akan selalu hadir mendampingi para pengguna produk.

Ke depan, PT Satoria Aneka Industri juga berencana membangun fasilitas produksi produk-produk sektor kesehatan lain. Sebut saja, cairan penunjang pelayanan hemodialisis, mesin hemodialisis, powder mixed, vacuum blood tubing system, pasien, dan tubing line system. Nilai investasi yang dikeluarkan untuk semua proyek yang mendukung program pemerintah tersebut diperkirakan mencapai USD18 juta.

”Semua produk tersebut ditargetkan bisa mulai dipasarkan dalam satu hingga dua tahun mendatang, seiring berjalannya program pemerintah Total Health Care Coverage. PT Satoria Aneka Industri juga berencana go public pada 2019. Dana yang terkumpul sebagian akan disalurkan untuk pelunasan account payable dan sebagian lagi akan kami gunakan untuk mengembangkan industri farmasi,” tegas Vice President Director PT Satoria Aneka Industri Viendy Alim.

Kehadiran Satoria Pharma di bawah pimpinan Alim Satria diharapkan mampu berkontribusi positif bagi bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat yang lebih sehat dan maju. Juga meningkatkan daya tahan obat-obatan dalam negeri dengan berjaya dan bertumbuhnya industri yang merupakan 100 persen investasi dalam negeri.

FOTO-FOTO: SATORIA GROUP FOR JAWA POS

Setelah menjalani pelatihan yang intensif dan terprogram, seluruh tim dan marketing diharapkan mampu menjalankan tugas serta kewajibannya. Mereka juga diharapkan mampu memfasilitasi peningkatan pendidikan para monitor SIAP EDUKASI PASAR: Tim sales dan marketing Satoria Pharma dibekali beragam skill oleh para profesional di bidangnya dalam National Sales Conference pada 28–31 Januari lalu. DUKUNG PROGRAM PEMERINTAH: Dengan beroperasinya unit II tahun depan, pabrik Satoria Pharma akan memiliki kapasitas produksi terpasang 120–160 juta botol cairan infus per tahun.

PERKUAT LINI MARKET: Founder dan CEO Satoria Group Alim Satria bersama keluarga dan manajemen Satoria Group saat seremoni pembukaan National Sales Conference 2018.

Viendy Alim

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.