KILASAN KAWAT SEDUNIA

Kompas - - INTERNASIONAL - (WAS)

Sekolah dasar paling kecil di Inggris Raya akan tutup setelah satu-satunya murid yang tersisa lulus. SD North Ronaldsay Primary School di Hollandstoun, North Ronaldsay, pulau paling utara dari gugusan Pulau Orkney di utara Skotlandia, akan dibuka kembali jika ada siswa usia SD yang tinggal di pulau kecil itu. Teigan Scott (12), siswa terakhir itu, telah lulus dan akan melanjutkan sekolah ke Kirkwall Grammar School di Pulau Mainland. Scott harus menggunakan pesawat udara selama 20 menit menuju sekolahnya yang baru, berangkat Senin pagi dan kembali Jumat petang ke Hollandstoun. Anggota dewan lokal Kevin Woodbridge mengatakan, populasi Pulau North Ronaldsay kini tinggal 50 orang, merosot hingga separuhnya dibandingkan saat dia tiba pertama kali di pulau itu tahun 1977. Woodbridge menuding buruknya akses transportasi dan konektivitas internet di pulau kecil itu yang memengaruhi warga pulau untuk bekerja. ”Sangat menyedihkan, ini bukti menurunnya kualitas pulau ini. Waktu saya datang, sekolah ini memiliki 17 siswa dan populasi North Rolandsay mencapai 127 orang. Sekarang hanya tinggal 50 sampai 60 orang,” ujarnya, seperti dikutip The Guardian. ”Ini karena buruknya transportasi, kami hanya mendapat kiriman makanan segar satu kali sepekan selama musim dingin,” kata Woodbridge lagi. Maureen Johnstone, ibu dari Teigan Scott, mengatakan, anak perempuannya harus bersiap banyak menghadapi kepindahannya ke sekolah baru. Dia mengaku sedih SD satu-satunya di pulau itu harus tutup, tetapi setidaknya anaknya akan memiliki lebih banyak teman di sekolah baru. Sambil menunggu siswa baru, gedung sekolah digunakan untuk pertemuan komunitas. North Ronaldsay terletak 1.200 kilometer dari London, jarak terjauh di pulau hanya 5 kilometer dan luasnya 700 hektar. Pulau itu terkenal dengan peternakan domba, yang mengonsumsi rumput laut sebagai makanan mereka.

DIDIE SW

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.