Tiga Hari Titik Krusial

KPU Perlu Antisipasi Jelang Pendaftaran Parpol Ditutup

Kompas - - POLITIK & HUKUM - (GAL/ZAK)

JAKARTA, KOMPAS — Tiga hari terakhir masa pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2019 akan menjadi salah satu titik krusial karena jumlah yang mendaftar bakal melonjak. Komisi Pemilihan Umum diingatkan menyiagakan personel dan layanan 24 jam jelang penutupan, Senin (16/10) pukul 24.00. Pada Jumat (13/10), atau hari keempat sebelum penutupan pendaftaran, tiga partai politik mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni Partai Nasdem, Partai Berkarya, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Artinya, sudah tujuh parpol yang mendaftar ke KPU. Berdasarkan data KPU, terdapat 30 parpol yang sudah mendapat akun Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) sebagai prasyarat pendaftaran. Dari jumlah itu, 25 parpol aktif mengunggah data dan dokumen persyaratan. Penasihat Constitutional and Electoral Reform Center (Correct), Hadar Nafis Gumay, di sela-sela sosialisasi Sipol dengan masyarakat sipil di Gedung KPU, Jakarta, Jumat, mengingatkan KPU akan potensi melonjaknya parpol yang mendaftar pada tiga hari terakhir. Apalagi, beberapa partai yang sudah mendaftar juga harus mendaftar kembali karena dokumennya belum lengkap. ”Artinya, penyelenggara harus menyiapkan sarana dan petugas yang cukup, termasuk sisi pengamanan. KPU perlu meningkatkan layanan helpdesk menjadi 24 jam untuk membantu parpol calon peserta, terutama yang belum mendaftar,” kata Hadar. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, parpol yang mendaftar pada hari-hari terakhir memang berisiko keterbatasan waktu karena dibatasi masa akhir pendaftaran pada Senin (16/10) pukul 24.00. KPU juga tidak akan menerima berkas tambahan yang diserahkan setelah waktu pendaftaran berakhir sehingga parpol yang berkasnya belum memenuhi syarat minimum akan gugur. Pada saat jumpa pers seusai menyerahkan berkas, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate menyampaikan, partainya sudah menyiapkan berkas secara maksimal dengan daftar kepengurusan di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 7.201 kecamatan di Indonesia. Dia juga menyampaikan, dengan penerapan Sipol sebagai syarat pendaftaran, sistem itu akan menjadi basis data dokumen terkait pemilu yang akan menunjang perbaikan demokrasi.

Keamanan data

Wakil Ketua PAN Hanafi Rais meminta KPU menjamin keamanan data yang diserahkan, termasuk data keanggotaan partai, dari ancaman kejahatan siber. ”Kami minta privasi data pribadi anggota dijaga karena dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan peraturan pemerintah, nomor induk kependudukan warga harus dijamin kerahasiaannya,” katanya. Dari Padang, Sumatera Barat, baru Perindo, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Nasdem yang mendaftar ke KPU Kota Padang. Ketua KPU Padang Muhammad Sawati memperkirakan parpol lain baru akan mendaftar jelang penutupan.

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (berdiri) menjelaskan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) kepada perwakilan organisasi masyarakat sipil di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (13/10).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.