KPK Peroleh Rp 11 Miliar dari Lelang

Kompas - - POLITIK & HUKUM - (IAN)

JAKARTA, KOMPAS — Uang negara sebesar Rp 11 miliar berhasil dikembalikan Komisi Pemberantasan Korupsi melalui lelang barang rampasan dari perkara yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap. Kali ini, KPK melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta serta Purwakarta melelang rumah dan tanah milik terpidana korupsi. ”Lelang kali ini dilakukan dengan sistem e-auction atau tanpa kehadiran peserta lelang. Tercatat ada satu rumah di Jakarta dan 16 bidang tanah di Kabupaten Subang,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/10). Satu rumah yang dimaksud merupakan milik mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. Rumah mewah seluas 441 meter persegi di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, tersebut terjual dengan harga Rp 2,9 miliar, sama dengan harga penawaran awal. Peserta lelang untuk rumah ini pun hanya ada satu orang. Sementara itu, 16 bidang tanah yang dilelang merupakan aset milik Bupati Subang Ojang Suhandi yang terjerat dalam kasus suap terkait BPJS Kesehatan Subang dan sudah divonis 8 tahun penjara. Dari penjualan 16 bidang tanah tersebut, diperoleh uang senilai Rp 8,1 miliar. Sementara 10 bidang tanah milik Ojang yang juga dirampas KPK akan dilelang dalam kesempatan berikutnya. Sejak 2005 hingga Juni 2017, KPK berhasil mengembalikan uang negara dan pemulihan aset hingga Rp 1,9 triliun. Jumlah itu diperoleh dari denda, pembayaran uang pengganti, dan uang rampasan atau hasil lelang. Pelaksana Tugas Koordinator Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK Irene Putri menjelaskan, proses lelang barang rampasan menjadi kewenangan penuh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Pelaksanaannya menyesuaikan jadwal KPKNL.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.