Duterte Tarik Ucapan Pengusiran Diplomat UE

Kompas - - INTERNASIONAL - (AFP/BEN)

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menarik ucapannya soal pengusiran diplomat Uni Eropa (UE) dari negerinya. Menurut juru bicara Kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, Jumat (13/10), tidak ada perintah dari sang presiden untuk melakukan hal itu. Padahal, pada Kamis malam, Abella mengonfirmasi kebenaran adanya pernyataan Duterte itu. ”Tidak ada perintah langsung terkait hal itu,” kata Abella kepada media di Manila. Pernyataan Duterte dikeluarkan pada Kamis siang. Pernyataannya itu terkait tuduhan Pemerintah Filipina kepada UE atas dugaan UE menyusun rencana untuk mengeluarkan Filipina dari keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa karena Filipina dinilai melanggar hak asasi manusia dengan menggelar perang besar terhadap jaringan narkoba. Menurut Abella, pernyataan Duterte itu merupakan respons atas laporan media tentang kedatangan sekelompok kecil pengacara Eropa di Manila dan menggelar jumpa pers. Dalam pernyataannya, para pengacara itu mengecam perang narkoba yang dilakukan pemerintahan Duterte.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.