Pemerintah Daerah Wajib Dukung Operasional Sekolah

Kompas - - PENDIDIKAN & KEBUDAYAAN - (ELN)

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah daerah berkewajiban memenuhi dana operasional sekolah terlebih dahulu. Namun, kenyataannya, sekolah-sekolah di SD, SMP, dan SMA/SMK yang jadi tanggung jawab pemerintah daerah justru mengandalkan dukungan pemerintah pusat lewat bantuan operasional sekolah. Koordinator Masyarakat Sipil untuk Transformasi Pendidikan Febri Hendri di Jakarta, Jumat (13/10), mengatakan, sebenarnya dana bantuan operasional sekolah (BOS) sulit diharapkan untuk meningkatkan mutu sekolah. Sebab, dana BOS baru mampu memenuhi sekitar 40 persen kebutuhan operasional sekolah agar sesuai standar nasional pendidikan. ”Jika kenyataannya dana BOS yang jadi andalan sekolah dan daerah, kita berharap dana bantuan pemerintah pusat melengkapi kebutuhan operasional sekolah sampai 100 persen untuk biaya operasional per siswa bisa terpenuhi. Pemda, terutama pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, berkewajiban memenuhi kebutuhan operasional sekolah terlebih dahulu. Setelah itu, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Febri yang juga peneliti Indonesia Corruption Watch. Sebagaimana diberitakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tengah berjuang menaikkan dana BOS sejak awal tahun ini. Besaran BOS untuk SD diusulkan Rp 1 juta, SMP Rp 1,2 juta, SMA Rp 1,6 juta, dan SMK Rp 1,8 juta. Alokasi dana BOS untuk tahun ini di tingkat SD Rp 800.000 per siswa per tahun, SMP Rp 1 juta, serta SMA dan SMK Rp 1,4 juta. Secara terpisah, Kepala SMK Puger, Jember, Jawa Timur, Kuntjoro Basuki mengatakan, sekolah tentu menyambut baik jika dana BOS bertambah. Namun, untuk SMK harus diperhitungkan juga untuk membantu siswa mendapatkan sertifikasi yang diakui di dunia kerja. ”Di SMK, khususnya kelautan dan perikanan, sebagian besar siswa yang mau sekolah rata-rata anak dari keluarga tidak mampu. Jadi, dukungan dana BOS sangat membantu,” ujarnya. Selain itu, kata Kuntjoro, siswa SMK kelautan dan perikanan juga membutuhkan subsidi untuk mendapatkan sertifikasi profesi/keahlian.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.