PHRI Minta Agen Daring Asing Kena Pajak

Kompas - - EKONOMI - (LKT)

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menginginkan agen perjalanan dalam jaringan (daring) asing yang memanfaatkan pasar Indonesia memiliki badan usaha tetap di Indonesia. Dengan demikian, aparat pajak dapat mengenakan pajak penghasilan badan terhadap mereka. Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani menyampaikan hal itu di Jakarta, Jumat (13/10). ”Aparat pajak perlu kreatif mencari potensi pajak untuk meningkatkan penerimaan pajak,” kata Hariyadi. Secara terpisah, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo mengatakan, untuk memungut pajak dari agen perjalanan daring asing, pemerintah bisa mewajibkan pendirian kantor perwakilannya di Indonesia. Dengan demikian, agen perjalanan memiliki nomor pokok wajib pajak sehingga bisa dikenai pajak penjualan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.