Belasan Rumah Rusak di Banyumas

Kompas - - NUSANTARA - (DKA/SEM)

PURWOKERTO, KOMPAS — Sebanyak 18 rumah di Kecamatan Cilongok dan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, rusak akibat dilanda angin puting beliung dan hujan lebat, Kamis (12/10) malam. Warga dan tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas bergotong royong membersihkan dan memperbaiki rumah yang rusak. ”Hujannya deras sekali dan angin kencang disertai suara bergemuruh sekitar puku; 18.30,” kata Fitriyah (31), warga RT 004 RW 001 Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Jumat, di Banyumas, Jawa Tengah. Rumah milik Fitriyah dari kayu dan anyaman bambu yang berukuran 7 meter x 5 meter pun ambruk. ”Saya bersama dua anak saya Imroha (11) dan Ida (8) mengungsi ke tempat orangtua. Suami saya bekerja di Kalimantan Barat,” katanya. Fitriyah menyampaikan, total kerugian material dari ambruknya rumah tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta. ”Saya berharap dapat bantuan sehingga rumah ini bisa dibangun lagi,” ujarnya. Tasrif (50), warga lainnya, juga mengalami hal serupa. Asbes sebagian atap rumahnya pada bagian kamar terbang dan pecah. Seluruh isi kamar seperti tempat tidur dan lemarinya pun basah. ”Selain atap asbes di kamar terbang, genting di bagian ruang tengah juga pecah-pecah kejatuhan pohon,” ujarnya. Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo menyatakan, akibat bencana itu ada 18 rumah yang rusak. ”Sejak tadi (Kamis) malam kami bersama warga membersihkan material pohon yang menimpa rumah dan menghalangi jalan desa,” kata Kusworo. Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo menjelaskan, angin puting beliung terjadi karena adanya awan cummulonimbus. ”Angin ini biasanya sering terjadi saat musim transisi atau awal musim hujan. Kecepatan angin ini minimal 60 kilometer per jam. Radius kerusakannya kurang lebih 1-10 kilometer,” kata Teguh.

Tanggap darurat

Polda Jabar dan Kodam III Siliwangi menyiagakan pasukan untuk aktivitas tanggap darurat. Pengerahan pasukan ini diharapkan dapat menekan risiko korban jiwa, ataupun harta benda. ”Kita tidak mengetahui kapan bencana akan terjadi. Namun, kami tetap siaga, ada pasukan yang siap untuk melakukan tanggap darurat. Ini sifatnya membantu BPBD,” kata Kepala Polda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto seusai memimpin Apel Siaga Antisipasi Bencana Alam Provinsi Jabar di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (13/10). Turut hadir dalam apel itu Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen M Herindra, Sekda Jabar Iwa Karniwa, dan Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dicky Saromi.

KOMPAS/MEGANDIKA WICAKSONO

Sebanyak 18 rumah di Kecamatan Cilongok dan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, rusak akibat dilanda angin puting beliung dan hujan lebat pada Kamis (12/10) malam. Tampak warga sedang membersihkan puing-puing rumah, Jumat (13/10).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.