3 Petugas Pemadam Tewas

Kompas - - Umum - (VDL)

Mobil pemadam kebakaran mengalami kecelakaan saat melaju ke lokasi kebakaran. Tiga petugas pemadam tewas. Upaya pemadaman pun berubah menjadi evakuasi korban kecelakaan.

POSO, KOMPAS — Mobil pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mengalami kecelakaan tunggal pada Selasa (30/1) pukul 09.30 Wita dan menyebabkan tiga orang tewas.

Mobil itu terpental keluar jalur saat hendak menuju lokasi kebakaran di Kelurahan Madale, Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso. Kecelakaan terjadi sekitar 7 kilometer dari lokasi kebakaran.

Sopir diduga kehilangan kendali saat menghindari sepeda motor dari arah berlawanan. Lebar jalan di tempat kejadian yang tidak lebih dari 3 meter tersebut membuat sopir kesulitan bergerak. Kondisi jalan yang menurun memperparah keadaan. Kecelakaan pun tak terelakkan.

Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Besar Bogiek Sugiyarto mengatakan, saat itu lima mobil pemadam kebakaran melaju menuju lokasi kebakaran guna merespons permintaan pemadaman api.

”Di tikungan jalan menurun, tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan. Sopir menghindari sepeda motor sehingga mobil terpental keluar damemiliki ri jalan,” ujar Bogiek. Ketiga korban tewas itu adalah Kepala Seksi Pencegahan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Poso Bahran Khan Samudin, Imran Jafar (pegawai negeri sipil), dan Fadli Panai (tenaga honorer).

Selain itu, ada tiga korban yang mengalami luka berat, yaitu Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Poso Amir Alamri, Ahmad Afandi Podungge (PNS), dan Alpian (tenaga honorer). Sementara dua orang lainnya selamat, termasuk sopir.

Para korban berada di mobil paling depan dari iring-iringan lima mobil pemadam kebakaran tersebut.

Akibat kecelakaan itu, upaya pemadaman oleh tim pun batal. Misi mereka berubah dari misi pemadaman menjadi evakuasi korban kecelakaan. Kebakaran di Kelurahan Madale itu akhirnya dipadamkan oleh warga, tetapi api telanjur menghanguskan sebuah rumah warga di dekat pantai.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Kabupaten Poso Armol Songko memastikan mobil pemadam yang mengalami kecelakaan layak jalan. Mobil tersebut masih baru.

”Kecelakaan terjadi karena tiba-tiba muncul sepeda motor dari arah berlawanan di jalan menurun dan tikungan. Hal itu memaksa sopir menghindar sehingga mobil terbalik,” ujar Armol.

Kecelakaan itu, menurut Armol, menjadi catatan dalam berlalu lintas. Seharusnya mobil pemadam kebakaran diberi ruang di jalan saat menjalankan tugas. Sirene kendaraan pun selalu dibunyikan untuk mengingatkan pengguna jalan lain agar menepi sehingga mobil pemadam bisa bergerak leluasa.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.