Bocornya Data Facebook

Kompas - - Opini -

Berita mengenai bocornya data pengguna media sosial Facebook sedang menjadi topik hangat akhir-akhir ini. Sebagai salah seorang pengguna, saya juga khawatir akun Facebook saya ikut terseret dalam masalah ini.

Meskipun sudah ada kejelasan bahwa kebocoran data hanya terjadi di Amerika Serikat, kasus ini secara tidak langsung menjelaskan bahwa media sosial bukanlah tempat yang aman dalam menyimpan data, bahkan media sosial sekelas Facebook dapat dikatakan ”kecolongan” dalam mengamankan data para penggunanya.

Hal ini tentu saja sangat meresahkan karena data yang bocor tidak hanya berkaitan dengan privasi, tetapi juga berkaitan dengan data lain milik pengguna. Apakah masalah ini juga menyebar ke media sosial atau situs lain yang memanfaatkan Facebook sebagai salah satu metode

login juga, masih menjadi pertanyaan.

Menurut saya, upaya penanganan terhadap data yang bocor hanya bisa dilakukan oleh pihak Facebook bekerja sama dengan pemerintah demi menjaga keamanan data para warga. Di sisi lain, para pengguna hanya bisa mengupayakan pencegahan, seperti pembatasan akses publik, merahasiakan username dan password, serta secara teratur mengganti username dan password dalam kurun waktu tertentu.

Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan tidak menyimpan data berharga dalam akun media sosial atau menghapus akun media sosial yang kita miliki, tetapi hal ini tentu sangat sulit dilakukan karena media sosial sudah menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dunia di zaman sekarang.

YUSUP HIDAYAT

Jl Pulo Besar, Sunter Jaya, Jakarta Utara

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.