Tokyo

Kompas - - Internasional -

Setelah jenazah sang suami selesai dikremasi pada Juni 2017, seorang perempuan Jepang kemudian menjanda sampai kini. Namun, pekan lalu sang suami ”asli” pulang. Usut punya usut, ternyata jenazah yang dikremasi tahun lalu adalah pria beridentitas lain yang saat itu sama-sama dilaporkan hilang. Polisi merasa yakin akan identitas jenazah yang ditemukan di sebuah sungai di Tokyo pada Juni 2017 itu karena sang istri dan empat anggota keluarga pria mengonfirmasi identitas jenazah. Kesalahan identifikasi kemungkinan karena kedua pria yang dilaporkan hilang memiliki ciri-ciri fisik yang mirip, antara lain, tinggi badan dan usia yang seumuran. Biasanya, temuan jenazah akan diberikan polisi kepada pihak keluarga. Namun, karena sudah dikremasi, polisi tidak bisa mengembalikan jenazah itu. Terkait hal itu, Kepolisian Metropolitan Tokyo menyampaikan penyesalan dan juga permintaan maaf kepada keluarga yang kehilangan kerabatnya. Polisi berjanji akan bekerja lebih baik dan teliti di masa mendatang.

DIDIE SW

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.