Unicef Usulkan Cuti Berbayar untuk Ayah

Kompas - - Pendidikan & kebudayaan -

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-anak, Unicef, mendesak pemerintah menerapkan kebijakan ramah keluarga nasional yang mendukung perkembangan anak usia dini, termasuk cuti berbayar untuk ayah. Hal ini bertujuan membantu orangtua menyediakan waktu, sumber daya, dan informasi yang dibutuhkan untuk merawat anak-anak mereka. Sejak 2018, Unicef memodernkan pendekatan terhadap ketentuan cuti bagi orangtua, dengan cuti berbayar hingga 16 minggu untuk ayah di seluruh kantor Unicef di seluruh dunia. Dua pertiga anak-anak di dunia berusia kurang dari 1 tahun hidup di negara-negara di mana ayah mereka tidak berhak atas cuti paternitas berbayar meski untuk satu hari. ”Interaksi positif dan bermakna dengan ibu dan ayah sejak awal membantu tumbuh kembang anak seumur hidup, membuat mereka lebih sehat dan bahagia, serta meningkatkan kemampuan mereka untuk belajar,” kata Direktur Eksekutif Unicef Henrietta H Fore di New York, Amerika Serikat, Rabu (13/6/2018).

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.