Ballads of the Sound

Ed Sheeran menampilkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan tren musik terkini tanpa kehilangan identitasnya sebagai penyanyi pop dalam album Divided.

Maxim (Indonesia) - - Entertainment -

Popularitas penyanyi pop asal Inggris yang satu ini memang dimulai saat ia menjadi salah satu penampil tamu dalam album Rednya Taylor Swift tahun 2012 silam. Empat tahun setelah itu ia tak hanya bertransformasi menjadi bintang pop baru tapi ia juga secara revolusioner mendefinisikan suara-suara pop modern. Meskipun gitar akustik tetap menjadi senjata utama pria kelahiran Yorkshire 26 tahun yang lalu, ia tak ragu untuk beradaptasi memasukkan unsur digital dalam lagulagunya. Eksperimen terbaru Sheeran dengan sound-sound yang modern ini dapat terdengar dengan jelas pada album terbaru yang berjudul Divided ini. Adaptasi sound modern yang paling kentara terdapat di lagu “Shape of You” yang mempunyai intro ala tropical house yang kini sedang marak di ranah EDM. Meskipun menggunakan ketukan tropical house ia juga tetap memasukkan suara gitar yang tak kalah dominannya. Sebuah nomor yang sangat bersahabat bagi telinga-telinga kaum millenals saat ini. “Castle on the Hill” menjadi lagu yang tampaknya cocok untuk dijadikan momen bernyanyi bersama saat tur konser nanti. Dengan chorus yang membahana, lagu ini memang tepat dinyanyikan bersama-sama penonton saat konser nanti. Keandalan Sheeran dalam menulis lirik pun semakin matang di album ini seperti saat ia menggambarkan kematian neneknya tapi dari perspektif ibunya lewat lagu “Supermarket Flowers.” Atau saat ia menggambarkan pelajaran hidup yang diterimanya dari keluarganya lewat “What Do I Know?” Bahwa ia tak diimingi dengan cerita dongeng Disney tapi sesederhana bagaimana ia harus terus memberikan cinta, memahami orang-orang, dan terus mengedepankan rasa positif.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.