Deeper Feelings

Kendrick Lamar telah membawa hip hop keluar galaksi dari segi gaya, pemilihan ketukan, dan juga lirik lewat DAMN.

Maxim (Indonesia) - - Entertainment -

Mengawali kariernya sebagai seorang MC di tempat kelahirannya di Compton, California, Kendrick Lamar kini telah bertransformasi menjadi salah satu rapper yang paling berpengaruh saat ini. Hal ini tentu tidak datang begitu saja, bicara tentang musik, Kendrick Lamar adalah seorang jenius yang tak hanya bermain aman di satu genre saja. Ia adalah seorang rapper yang kerap menelurkan album konsep dengan beragam gaya dan genre di dalamnya. Begitu pun juga dengan album terbarunya yang diberi judul DAMN. Ini. Meskipun album keempat Lamar ini merupakan album terpendek sepanjang kariernya, tak membuat isi dari album ini miskin ide dan pemikiran. Justru sebaliknya, album ini berisi pemikiran, ide, perasaan yang sungguh masif dan berat, mulai dari seksualitas sampai depresi yang gelap dan mendalam. Selain itu, Lamar juga mencoba untuk menonjolkan pertempuran abadi antara si baik dan si jahat dalam album ini, dengan rentetan rap-nya yang terdengar bersahabat di telinga. Album ini menunjukkan sisi seorang Kendrick Lamar yang spiritual tapi juga di sisi lain tersiksa, bingung, dan termakan ego pribadi pada saat yang bersamaan. Sebuah kondisi yang tentunya akan sangat melelahkan jika dialami oleh seseorang. Track berjudul “FEEL” misalnya yang membawa kami terjun ke dalam pikiran Lamar yang gelap, suram, dan sepi, seperti tertuang dalam lirik “I feel like it ain’t no tomorrow / F**k the world / The world is ending / I’m done pretending.” Sebuah pernyataan yang menyiratkan bahwa saat berada di puncak dunia sekalipun, terkadang Anda dapat hancur oleh beban tersebut.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.