Percakapan Positif

Mother & Baby (Indonesia) - - Mums Know Best -

“Kebetulan anak saya juga baru masuk SD, jadi harus bangun lebih pagi. Sebelum tidur malam, saya selalu tanamkan pikiran positif terlebih dahulu. Mas, besok semangat bangun pagi, ya. Biar enggak terburu-buru dan bisa sarapan dulu. Besok dibuatkan sarapan spesial yang paling enak, deh. Kira-kira seperti itu percakapan kami di malam hari. Percakapan ringan, namun bisa membuat Si Kecil semangat bangun pagi.” Tri Wahyuni, 29, ibu dari Satria Abdullah, 6.

Memberi Contoh

“Agar Si Kecil rajin bangun pagi, tentunya orangtua harus memberinya contoh terlebih dahulu. Maka, setiap hari saya dan suami sudah bangun sejak pukul 04.00 dan langsung memulai aktivitas. Anak kami yang sedang dalam masa meniru semua hal yang kami lakukan, akhirnya mengikuti segala aktivitas kami di pagi hari. Mulai dari mandi, shalat subuh, dan sarapan. Dengan begitu, Si Kecil pun kini sudah terbiasa mengikuti pola bangun pagi kami.” Herlina Usi, 28, ibu dari Mu’adz, 2.

Bisa karena Biasa

“Sejak kecil, anak saya sudah saya biasakan tidur lebih awal, yaitu sekitar pukul 20.00. Kalau tidurnya cukup, besok paginya dia akan bangun tidur dengan sendirinya, tanpa harus susah payah saya bangunkan. Kebiasaan tidur cepat agar bangun lebih pagi ini akhirnya membuat Si Kecil terbiasa bangun pagi.” Yanly, 38, ibu dari Everest Naomi Harya Yelove, 6.

Jadwal Tidur Rutin

“Cara saya agar Si Kecil rajin bangun pagi adalah dengan memberikan jadwal tidur yang rutin dan tentunya jam tidurnya tidak terlalu malam. Sejak Carissa masih kecil, saya sudah menerapkan rutinitas, mulai dari jam makan hingga jam tidur. Cara itu efektif membuat Carissa terbiasa tidur malam di jam yang sama dan bangun di jam yang sama. Saya juga biasakan Carissa tidur siang, karena bila kurang tidur tentu aktivitas dan konsentrasinya akan terganggu.” Natalia Kurniawan, 32, ibu dari Carissa Sinarto, 3 tahun 7 bulan.

Trik Efektif

“Kebetulan Cherish tidak terlalu susah untuk bangun pagi. Hingga usia 22 bulan ini, ia sudah terbiasa bangun pukul 06.00 atau paling telat pukul 07.00 Ia juga tidak rewel kalau bangun tidur atau kalau mau tidur malam. Namun, ada kalanya Si Kecil susah bangun pagi. Biasanya karena tidur terlalu malam dan tidur siang terlalu lama. Nah, kalau sudah begini, tinggal colek-colek saja pipinya sambil dibisikkan, ‘Ayo, bangun. Kita beli es krim, yuk!’ hihi.” Christina, 27, ibu dari Cherish, 22 bulan.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.