Dear Diana

Anda punya masalah dan ingin curhat? Ayo, ceritakan pada saya kekhawatiran Anda.

Mother & Baby (Indonesia) - - September -

Dear Mom Caroline, saya bisa mengerti dilema yang dirasakan. Rasa tidak nyaman karena hal ini tentu dirasakan semua pihak, termasuk adik Anda. Sebenarnya, rasa khawatir itu muncul karena ketidaktahuannya mengenai dunia homoseksual sehingga menimbulkan perasaan takut dan khawatir yang luar biasa. Sejak anak lahir, Anda sudah semestinya mengajarkan pendidikan seksual. Saat masih bayi, biasakan memperkenalkan gender dengan ucapan ‘anak cantik’ atau ‘anak ganteng’. Saat ia 1 tahun, ganti ucapan dengan ‘anak perempuan mom’ atau ‘anak laki-laki mom’. Penyebutan perempuan dan laki-laki inilah yang menjadi pembelajaran pertama untuk masalah gender. Apakah seorang anak yang akrab dengan pamannya yang homoseksual akan menjadi homoseksual juga? Jawaban- nya adalah tidak. Ada masalah genetik dan pola asuh yang lebih rumit yang memengaruhi preferensi seksual. Pelajari masalah homoseksual bersama suami. Pahami hal-hal yang mendasari, emosi, dan hal-hal lain yang terkait. Semakin banyak pengetahuan Anda, pengertian dan pemahaman tentang suatu hal akan semakin mantap. Saya berharap adik Anda bisa memberikan contoh peran gender yang baik sebagai laki-laki homoseksual. Maka Si Kecil pun akan lengkap mendapatkan contoh peran gender dari keluarga terdekatnya. Saat besar nanti, ia akan menyadari bahwa pamannya adalah seorang homoseksual. Bila ia bertanya, jelaskan saja dengan kalimat yang sesuai dengan usianya. Dengan penjelasan ini, ia akan mengerti bahwa tiap orang unik dan berbeda, dan ia dapat menerima mereka apa adanya. M&B

Rosdiana Setyaningrum, M.psi, M.HPED, ibu dari Alyssa, 15, dan Amalia, 11, adalah psikolog alumni Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Master of Health Profession Education dari University of New South Wales, Sydney. Diana menjadi psikolog di RS Pluit, pengajar di Linguistic Council Indonesia untuk anak­anak berkebutuhan khusus, dan dosen di Fakultas Psikologi James Cook University, Singapura. Diana juga menjadi konselor di Sekolah Pelangi Kasih Kelapa Gading dan aktif menulis untuk berbagai majalah di Indonesia dan Singapura.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.