WELCOME to Motherhood!

Mother & Baby (Indonesia) - - News - sandra.ratnasari@motherandbaby.co.id @Sandraratnasari

Menjadi orangtua itu susah. Apalagi menjadi seorang ibu. Bila boleh mengeluh, tentu Moms akan menampilkan deretan daftar kesulitan menjadi orangtua dan ibu. Tapi .... tunggu dulu... apakah lalu menjadi seorang anak itu mudah? Tidak! Si Kecil bisa berteriak “TIDAK” sekeras-kerasnya dan menuliskan statusnya dengan huruf kapital. Ketika Si Kecil lahir, Moms dan semua anggota keluarga, harus mempelajarinya. Moms harus tahu bagaimana cara berkomunikasi dengannya, apa kebutuhannya, dan sifatnya. Sementara, Si Kecil pun melakukan hal yang sama kepada orang-orang di sekelilingnya. Ia akan mempelajari lingkungan sekitarnya dan berupaya berkomunikasi. Nah, biasanya, di sinilah sumber kekusutan hubungan. Moms, Dads, dan pengasuhnya mungkin tidak mengerti bagaimana harus berkomunikasi dengan Si Kecil, sementara ia frustrasi karena tidak dimengerti. Bayi bisa stres juga, sama seperti Moms stres. Untuk berkomunikasi, yang utama dilakukan adalah memilih nama untuk Si Kecil. Bayangkan, betapa sulitnya saling mengerti tanpa menyebut sebuah nama. Nah, jika Moms percaya nama adalah doa, maka pemilihan nama pun tidak boleh sembarangan. Begitu pun nama julukan yang dipilih saat berkomunikasi dengannya saat ia masih janin. Seiring waktu, nama bisa banyak. Saya, misalnya, diberi nama Sandra, tetapi ibu saya memanggil saya Non, sementara teman-teman ada yang memanggil saya nama lain berdasarkan kebiasaan unik saya. Namalah yang menyatukan semua orang di lingkungan Moms. Menyebut nama Si Kecil, mungkin akan menjadi kekuatan untuk Moms. Nama berarti juga memori, wujud cinta, dan hal baik lainnya. Hmm, siapa nama Si Kecil? Sandra Ratnasari, ibu dari Gabriella (Gaby) Sharon, 15, dan Angelica (Angie) Rachel, 13.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.