Hilyani Hidranto

Semakin Dekat Melalui Olahraga

Mother & Baby (Indonesia) - - Asi Club -

Sebagai istri seorang atlet basket, Hilyani Hidranto, 35, presenter, harus terbiasa merawat Alula Hailey Wisnu, 1, tanpa selalu ditemani Sang Suami, Arki Wisnu, 29. Lalu, bagaimana ia membangun bonding?

Untuk kedua kalinya M&B bertemu dengan Alula, Buah Hati dari pasangan Hilyani dan Arki. Hanya berselang 2 bulan sejak pertemuan pertama, Alula sudah banyak berkembang, jadi lebih ekspresif dan gemar ‘mengoceh’. Bahkan Si Kecil yang biasa menampilkan raut wajah tanpa ekspresi ini, tertawa riang saat bercanda dengan ibunya. Terlihat bonding yang kuat antara ibu dan anak ini. Ingin tahu bagaimana wanita yang hobi olahraga ini membangun bonding dengan Alula? Ikuti ceritanya berikut ini.

Bagaimana mengetahui kehamilan pertama kali?

Setelah 9 bulan menikah, saya telat menstruasi hingga 2 minggu. Karena curiga, saya pun mengujinya dengan 2 test pack merek berbeda. Ternyata hasilnya positif! Tentu suami menjadi orang pertama yang saya beri tahu.

Apakah tetap aktif berolahraga saat hamil?

Saya sedang aktif-aktifnya berolahraga saat tahu hamil. Karena hamil, dokter hanya menyarankan olahraga berjalan kaki dan berenang. Padahal saya sudah terbiasa berolahraga. Bahkan ketika itu saya sedang aktif mengikuti 8 weeks challenge dari salah satu fitness studio. Mungkin ini juga yang membuat saya hamil. Pada trimester pertama saya mengikuti anjuran dokter. Namun badan terasa tidak enak karena intensitas olahraga berkurang. Setelah berkonsultasi, dokter memperbolehkan saya aktif kembali pada bulan ke-4.

Olahraga apa setelah trimester pertama?

Saya mulai TRX 3 kali seminggu. Meski diizinkan, saya tidak melakukan gerakan yang berisiko, seperti sit up. Saya ganti dengan squat yang dapat membantu melebarkan bukaan panggul saat melahirkan. Saya juga mengikuti pranatal yoga sekali seminggu saat usia kehamilan 7 bulan. Manfaatnya sangat terasa, terutama untuk meregangkan badan dan mengatasi punggung pegal.

Apa yang ingin Anda capai dengan rutin berolahraga?

Untuk mencegah kenaikan berat badan berlebih dan demi mempersiapkan tubuh untuk persalinan normal. Namun akhirnya Caesar karena ketuban pecah tanpa pembukaan dan kontraksi hingga membahayakan Si Bayi. Meski sedikit kecewa, tetapi yang penting Alula bisa lahir dengan selamat. Olahraga rutin membantu saya menangkal mual.

Anda dekat dengan Alula?

Kami dekat sekali, karena saya selalu membawa Alula ke manapun. Bisa dikatakan kami melakukan segalanya bersama. Walaupun ada asisten rumah tangga, sebisa mungkin saya mengurus Alula seperti menyuapi dan memandikan. Alula sering mencari saya saat ditinggal berolahraga. Bahkan kalau sedang manja, ia hanya mau digendong saya.

Bagaimana cara Anda membangun bonding?

Selain selalu bersama, kami memiliki kegiatan favorit, yaitu olahraga. Sejak Alula berusia 4 bulan, ia sudah saya ajak mengikuti fitness untuk ibu dan bayi. Awalnya sempat khawatir ia tidak nyaman. Ternyata ia sangat menikmati ketika saya melakukan gerakan squat ‘naik-turun’ sembari menggendongnya. Alula juga sangat menyukai berenang. Saya memeganginya hingga ia berani dan terlihat sangat gembira. Olahraga menjadi sarana bonding bagi kami.

Si Kecil juga dekat dengan Sang Ayah?

Karena latihan dan pertandingan basket menjadi aktivitas rutin bagi Arki, menjaga bonding antara mereka menjadi sedikit menantang. Contohnya saat ia harus training persiapan SEA Games, kami hanya bertemu sekali dalam 3 bulan. Bahkan Alula sempat agak lupa dengan sosok ayahnya ketika ditinggal sebulan.

Bagaimana mengatasinya?

Mengupayakan komunikasi melalui video call. Meski belum bisa bicara dengan jelas, paling tidak Alula dapat melihat wajah ayahnya. Setiap malam saya menceritakan kegiatan Arki kepada Alula agar ia selalu ingat ayahnya. Meski sering terpisah, Arki memiliki senjata andalan untuk menenangkan Alula. Ketika ia rewel, hanya nyanyian ‘ABC’ dari Arki yang dapat membuatnya tenang.

Bagaimana perkembangan Alula sekarang?

Ia sudah bisa merangkak dan berdiri selama 7 detik tanpa berpegangan. Ia juga sudah banyak ‘mengoceh’. Saya berupaya selalu membalas ocehannya agar bicaranya semakin lancar. Namun yang paling membuat takjub, ketika ia mampu berdiri tanpa dipegang. Ayahnya pun masih kaget melihatnya. Semoga perkembangan Alula berjalan baik. Tidak harus cepat, yang penting sehat. Senang memiliki sobat kecil seperti Alula.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.