INI Cara Moms

Berikut ini cara para ibu dalam membiasakan Si Kecil untuk tak takut jarum suntik.

Mother & Baby (Indonesia) - - Kid -

“Cara saya untuk menangani agar anak tidak takut disuntik adalah dengan membuat anak merasa nyaman dulu dengan lingkungannya. Kadang-kadang saat melihat lingkungannya sangat ramai, bayi akan merasa tidak aman. Untuk membuat situasi aman, biasanya saya peluk dia sebelum disuntik. Ajak main dengan meregangkan tangannya dan dokter langsung memberikan suntikan. Syukurnya, anak saya saat disuntik hanya menangis sebentar karena terkejut saat ada benda tajam yang mengenai kulitnya. Setelah selesai menangis, saya kembali mengajaknya bermain, apalagi di dalam ruangan dokter anak penuh dengan gambar, saya bisa lebih mudah mengalihkan perhatiannya.” Annisa, 27, ibu dari Aulia Inayata Shaliha, 11 bulan.

“Trik sebelum disuntik, saya memberikan mainan favoritnya dan dokter juga ikut menghiburnya dengan berinteraksi. Dengan cara ini, ia akan merasa tenang sebelum disuntik. Saya juga berusaha untuk selalu dekat dengannya, agar saat ia terkejut ketika disuntik, saya bisa langsung memeluknya. Kebetulan Emily saat disuntik tidak begitu lama menangisnya. Jadi, saat proses suntik selesai, ia juga akan berhenti menangis.” Sheli, 30, ibu dari Emily Josephine, 9 bulan.

“Saat ke dokter untuk disuntik, saya selalu memberikan boneka pada Oliver. Ruangan dokter anak yang dipenuhi mainan dan gambar lucu juga sangat membantu mengalihkan perhatian Si Kecil dari perasaan takut. Awalnya ia akan menangis karena terkejut saat disuntik, setelah beberapa lama ia akan riang kembali. Saya juga sering menganggap ruang dokter layaknya play ground. Oliver termasuk anak yang tidak takut dengan dokter, ini sangat membantu proses imunisasi.” Fransisca Isaura, 27, ibu dari Oliver King Yumono, 13 bulan.

“Agar anak saya tak takut jarum suntik, sebelumnya saya ajak anak saya mengobrol. Saya memberitahu kalau nanti dia akan disuntik vaksin agar lebih sehat. Saya selalu melatihnya dengan memegang tangannya, mencubit sedikit tangan dan pahanya, pada area tubuh yang akan disuntik. Saat hari H, dia pernah menangis hebat karena posisi saat ia disuntik itu tiduran. Di hari berikutnya, saya menyarankan pada dokter agar ia disuntik dengan posisi duduk. Ia jadi tidak terlalu menangis seperti sebelumnya. Saya juga memberikan pengalihan sebelum dokter menyuntik, saya memberikan mainan agar ia tidak melihat jarum suntik.” Jean Girsang, 31, ibu dari Keira Callista, 1.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.