Gagap

Sebelum panik menghadapi gejala sakit Si Kecil, simak halaman ini. Kumpulkan semua bahasannya untuk pengetahuan Anda.

Mother & Baby (Indonesia) - - Mumsclub -

banyak mengenal kosakata baru dan mulai menyusun kalimat. Tandanya dapat berupa gangguan pengucapan kata, pengulangan sebagian kata atau seluruhnya (saya saya saya, sa..sa..sa..ya), pemanjangan pengucapan kalimat (ssssayaa), blokade bagian kata (s ya) atau keragu-raguan dalam mengucapkan suatu kata (saya. Mau...makan). Gagap biasa terjadi pada anak-anak usia 3 sampai 5 tahun dan akan normal kembali dalam waktu 6 bulan sampai usia sekolah. Namun sekitar 1 persen dari populasi anak yang menderita gagap akan tetap mengalami gagap hingga dewasa. Gagap bisa terjadi baik pada anak lelaki maupun perempuan, angka kejadiannya hampir sama. Namun risiko terjadinya gagap permanen lebih besar pada anak lelaki, bahkan 3-4 kali lebih berisiko daripada anak perempuan.

Yang Harus Dilakukan

Cobalah untuk berbicara dengan Si Kecil tanpa terburu-buru. Berikan jeda beberapa detik saat ia mulai merespons perkataan Anda. Mulai kurangi beberapa pertanyaan yang berderetan sebelum Si Kecil menjawab pertanyaan pertama Anda. Gunakan ekspresi muka Anda saat Si Kecil mulai berbicara gagap. Ini bertujuan untuk menenangkannya dan Anda sudah memahami isi pembicaraannya.

Hubungi Dokter

Bila Si Kecil sudah memiliki tanda gagap dan susah untuk berbicara secara jelas di usia 4 tahun, segera hubungi dokter.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.