ASI UNTUK SI KECIL

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan memberikan ASI untuk Si Kecil. Akan tetapi, tak selamanya proses ini bisa dilakukan dengan mudah. Tak jarang Moms harus menghadapi berbagai kendala. Terutama dalam memberikan ASI eksklusif. Bagaimana dengan @tiga

Mother & Baby (Indonesia) - - Expert Recommend -

Apakah Anda memberikan ASI eksklusif pada Si Kecil? Ajeng: Ya. Tapi sayangnya tidak sampai 6 bulan. Cisca: Ya, saya memberi ASI eksklusif pada Si Kecil. Ivy: Yes, tentunya. Memberikan ASI pada Si Kecil sampai usia berapa? Ajeng: Anak pertama hanya sampai usia 3 bulan. Sedangkan anak kedua hingga 6 bulan dengan bantuan donor dari kakak saya. Cisca: Anak pertama hingga usia 2 tahun, sedangkan anak ke-2 hingga usia 1 tahun. Ivy: Sampai Si Kecil berusia 6 bulan. Apakah ada kendala saat menyusui Si Kecil? Bagaimana mengatasinya? Ajeng: Saya mengalami post partum depression berat yang membuat ASI tidak keluar. Akibatnya, hanya bisa memberi ASI sampai usia 3 bulan. Cisca: Saya sempat merasa produksi ASI saya sedikit. Tapi ternyata itu karena stres dan gugup. Produksi ASI kembali lancar saat saya rileks dan menyempatkan diri untuk beristirahat. Ivy: ASI saya sempat tidak lancar. Jadi, saya melakukan pijat payudara di salah satu rumah sakit. Bagaimana agar ASI lancar?

Ajeng: Mengonsumsi kacangkacangan, sari daun katuk, obat pelancar ASI, dan pumping sambil menyusui. Cisca: Stay happy and calm saja. Ivy: Selain pijat, saya mengonsumsi katuk, bayam, dan banyak minum. Apa yang Anda lakukan jika ASI tidak keluar? Ajeng: Melakukan segala metode yang saya tahu. Termasuk minum obat pelancar ASI. Cisca: Memperbanyak istirahat dan makan makanan yang enak. Ivy: Mengompres payudara dengan air hangat dan melakukan pemijatan. Bagaimana mengatasi nyeri payudara saat menyusui? Ajeng: Selain memijat payudara, senjata ampuh saya adalah; mengoleskan payudara dengan ASI. Cisca: Saya kompres payudara dengan air hangat, lalu memijat dan memompanya.

Ivy: Jika pijat dan kompres tidak membantu, saya memilih untuk ke klinik Laktasi.

Bagaimana peran suami selama Anda memberikan ASI pada Si Kecil?

Ajeng: Suami saya selalu sabar dan selalu ada untuk saya. Cisca: Suami membantu memberikan ASIP untuk Si Kecil dan mendukung saya untuk memompa dan menyusui kapan pun dan di mana pun. Ivy: Suami selalu memberi komentar positif dalam proses menyusui dan membantu saya mengurus Si Kecil. Bagaimana Anda menyapih Si Kecil? Ajeng: Saya sapih secara natural dengan berbicara jujur bahwa sudah saatnya ia berhenti menyusu. Cisca: Perlahan saya kurangi frekuensi pemberian ASI, dan digantikan dengan pemberian susu UHT, hingga akhirnya ia lepas seterusnya. Ivy: Saya mengolesi payudara dengan apple cider vinegar ketika tidak berhasil mengurangi frekuensi menyusu dengan memberi tahu langsung pada Si Kecil .

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.