PERHATIKAN JUGA BERAT BADAN, PA!

Nakita - - AKU & KEHAMILAN -

Penelitian yang satu ini memang tak ada kaitannya dengan masalah kesuburan lelaki, Pa, tetapi justru berhubungan dengan bayi yang akan dilahirkan. Ternyata, kebiasaan laki­laki menyantap makanan tinggi lemak bisa menyebabkan perubahan genetik, yang membuat keturunannya berpotensi mengalami obesitas dan disfungsi metabolisme. Hal ini termasuk peningkatan berat badan dan massa lemak, serta perubahan pada tekanan darah, kadar trigliserida, dan metabolisme lemak. Begitu penelitian dari Okayama University, Jepang yang dimuat di American Journal of Physiology—endocrinology and Metabolism pada Juli 2016. Yang mencemaskan, potensi obesitas ini bisa diwariskan hingga beberapa keturunan. Untuk itu, sebaiknya Papa mulai berupaya mengubah pola makan. Selain itu, menurut ahli, anak­anak yang akan dilahirkan pun perlu menjalani pola makan ketat yang rendah lemak, sehingga dapat melawan efek metabolisme yang diturunkan dari papanya.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.