JUMLAH KELAHIRAN BAYI KEMBAR SEMAKIN MENINGKAT

Nakita - - Prahamil -

Dibandingkan dengan tiga dekade silam, jumlah kelahiran bayi kembar mengalami peningkatan cukup signifikan. Di Amerika Serikat saja, jumlah kelahiran bayi kembar melonjak hingga 75% sejak 1980. Ada banyak hal yang dapat memengaruhi meningkatnya jumlah bayi kembar. Studi yang dimuat di Journal of Obstetrics and Gynecology (Maret 2005) memperlihatkan, para mama dengan berat badan berlebih berkemungkinan lebih besar untuk melahirkan bayi kembar. Menurut studi ini, para mama dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih dari 30 atau tergolong obese, berpotensi lebih besar untuk melahirkan bayi kembar. Begitu pun dengan mereka yang memiliki tinggi badan di atas rata-rata. Sementara studi yang dimuat di Journal of Epidemiology & Community Health pada Juni 2016 menyebutkan, semakin banyak penggunaan terapi kesuburan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi semakin banyaknya jumlah bayi kembar. Selain itu, semakin banyak perempuan yang menunda usia untuk memiliki anak merupakan faktor pencetus lainnya. Angka kelahiran bayi kembar diketahui memang meningkat seiring dengan pertambahan usia calon mama, mencapai puncaknya pada usia 35—39 tahun, kemudian menurun lagi. (Irene)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.