KURANG KONSENTRASI DI KELAS

Nakita - - Aku & Si Kecil -

menit. Dengan bertambah usia dan dibiasakan mendengarkan cerita, bermain dengan permainan yang memerlukan gerakan aktif maupun yang membutuhkan ketekunan (misalnya, menempel, mewarnai gambar, merakit puzzle), maka seharusnya konsentrasi anak semakin baik.

Saya anjurkan Ibu untuk memeriksakan Michael ke psikolog. Setahu saya, di Medan ada Klinik Psikologi yang menangani masalah pada anak­anak. Dari pemeriksaan ini bisa diketahui apakah aktifnya Michael masih wajar atau karena mempunyai gangguan tertentu. Sementara itu Ibu dapat mengajak Michael melakukan kegiatan yang membutuhkan pemusatan perhatian. Berceritalah dari buku cerita untuk anak TK. Agar menarik, usahakan anak terlibat memeragakan gerakan tokoh cerita, lakukan tanya jawab singkat. Ajak mewarnai gambar bagian demi bagian (dicicil sampai selesai), menyusun puzzle dimulai dari yang mudah (hanya 8 keping dan lamakelamaan lebih sulit). Kalau anak terlihat mau menyerah, bujuk agar da mau menyelesaikan sampai bagian tertentu, tapi jangan memaksa. Berikan pujian kalau dia berhasil mempertahankan perhatiannya lebih lama.

Perbanyak permainan yang aktif, ajak main melompati tanda­tanda yang ditaruh di lantai, suruh melompat setinggi mungkin diikuti oleh ibu atau ayahnya; ajak berlari menaiki dan menuruni undak­undakan, dan permainan lainnya. Biasakan anak mengikuti aturan yang Ibu praktikkan dan jangan membiarkannya berbuat semau dia. Semua usaha ini dilakukan untuk membantu anak mengenal aturan/ struktur yang diterapkan di TK. Mudah-mudahan Michael tidak sampai mengalami gangguan perkembangan dan orangtua kompak mengajak Michael bermain serta berlatih lebih fokus dan mengenal aturan. Salam.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.