ASUPAN SUPER untuk Otak Janin

Nutrisi juga menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang otak janin. Mulai jenis makanan hingga kandungan gizinya, kita perlu tahu, nih.

Nakita - - Beranda -

Pada tiap fase kehamilan, dari trimester 1 hingga 3, Dokter Spesialis Gizi Klinik Eva Kurniawati menganjurkan setiap mamil untuk memenuhi kebutuhan energi; makronutrien, yaitu protein, lemak (polyunsaturated

fatty acid seperti DHA), dan karbohidrat); juga mikronutrien, seperti: zat besi, seng, yodium, tembaga, asam folat, kolin, vitamin A, vitamin B6, dan vitamin B12. Tak lupa, penuhi pula asupan serat untuk mencegah konstipasi dan haemorrhoid (wasir) serta mencukupi kebutuhan cairan minimal 8 gelas per hari.

Tentunya, kebutuhan nutrisi saat hamil akan lebih tinggi dibanding sebelum hamil.

“Tambahan protein digunakan untuk pertumbuhan fetus (janin), plasenta, produksi cairan amnion (air ketuban), peningkatan volume darah ibu, dan jaringan maternal lainnya. Asupan protein yang tidak adekuat dapat meningkatkan risiko bayi dengan berat badan lahir rendah. Karenanya, pentingkan kualitas makanan, tidak semata-mata hanya jumlahnya (kuantitas) saja,” jelas lulusan Magister Gizi dari Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia ini. Nah, selanjutnya kita ngobrolin nutrisi yang tepat untuk mendukung perkembangan otak janin tiap trimester yuk, Ma.

TRIMESTER 1 ENERGI

Pada fase ini diperlukan tambahan energi sebesar 180 kalori per harinya, Ma. Namun perlu diperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi, karena pada fase ini kerap terjadi mual dan muntah sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kekurangan kalori. Agar kebutuhan energi tetap tercukupi, triknya adalah makan dalam jumlah/porsi sedikit tapi sering dan perhatikan kualitas asupan Mama. “Jika muntah, maka makan lagi, jangan sampai takut makan karena takut muntah,” ucap Eva. Untuk Mama yang belum tahu, kalori adalah takaran energi dalam makanan.

ASAM FOLAT

Mama wajib memenuhi kebutuhan mikronutrien, seperti asam folat (vitamin B9) yang dapat menurunkan risiko/ mencegah cacat tabung saraf (Ntd/neural Tube Defect) dan anemia, serta diperlukan dalam produksi sel darah merah. Eva merekomendasikan asam folat sebesar 400 mcg/hari untuk memenuhi kebutuhan mamil, baik dari suplemen maupun makanan yang telah difortifikasi. Hal ini perlu dilakukan karena menyertakan bahan makanan sumber folat dalam diet sehari-hari saja biasanya tidak mencukupi. Mengapa? Sebab, folat dalam makanan mudah rusak dan jumlahnya kurang, Ma. Konsumsi asam folat dimulai satu bulan sebelum konsepsi untuk mengoptimalkan status folat pada saat penutupan tabung saraf. Berdasarkan AKG (Angka Kebutuhan Gizi) 2013, di trimester 1 mamil perlu mendapat asupan asam folat sebanyak 0,6 mg per hari.

ZAT BESI

Defisiensi zat besi kemampuan Mama untuk mengatasi perdarahan yang terjadi selama persalinan. Saat kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur, berat badan lahir rendah, dan Selain itu, zat besi diperlukan untuk protein yang mengatur produksi mielin, sintesis neurotransmiter, dan produksi energi neuronal. Semua proses tersebut mendukung kecepatan segala proses belajar, ingatan, perilaku (afek/ perubahan perasaan dan emosi) pada janin. Penuhi kebutuhan

zat besi Mama di trimester ini sebanyak 0,025—0,030 mg per hari.

YODIUM

Yodium penting dalam produksi hormon tiroid yang diperlukan untuk perkembangan sistem saraf otak selama kehamilan. Yodium yang dibutuhkan mamil di trimester ini adalah 0,22 mg/ hari.

VITAMIN D

Vitamin D penting dalam suplai kalsium untuk pembentukan tulang janin, termasuk tulang tengkorak dan memicu perkembangan otak normal. Selama kehamilan dari trimester 1 hingga 3, mamil membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 0,015 mg per hari.

TRIMESTER 2 ENERGI

Energi yang dibutuhkan pada trimester 2 adalah 300 kalori per hari.

VITAMIN D, KALSIUM, MAGNESIUM

Artikel kebutuhan mikronutrien pada trimester 2 yang ditulis babycentre.co.uk dan telah disetujui oleh Dewan Penasihat Medis-nya menjelaskan, vitamin D, kalsium, dan magnesium merupakan mikronutrien yang dibutuhkan mamil di fase ini. Di situs healthline. com, situs penyedia informasi kesehatan besar di Amerika Serikat, menyatakan hal serupa bahwa ketiga zat gizi tersebut berguna dalam membantu pertumbuhan tulang dan gigi janin, juga memperkuatnya. Pada trimester 2, per harinya Mama membutuhkan vitamin D sebanyak 0,015 mg, kalsium sejumlah 1.400 mg, dan magnesium sebanyak 350—360 mg.

OMEGA 3

Artikel yang dimuat di healthline. com dan telah ditinjau oleh Nicole Galan, RN (Registered Nurse), perawat dan penulis buku The Everything Fertility

Book menyatakan bahwa omega 3 penting untuk dikonsumsi di trimester 2 karena berperan penting dalam perkembangan otak janin, salah satunya sebagai penyusun dinding sel otak.

TRIMESTER 3 ENERGI

Energi yang dibutuhkan pada trimester 3 sama seperti trimester 2, yaitu 300 kalori per hari.

VITAMIN B6

Selama kehamilan, vitamin B6 berperan penting dalam sintesis asam amino non-esensial, heme (pigmen berbasis besi dalam sel darah merah), sel darah merah, protein dan hormon. Dari studi didapatkan, vitamin B6 menurunkan insidensi preeklamsia dan meningkatkan skor APGAR janin. Kebutuhan vitamin B6 meningkat di trimester akhir, Ma. Perlu diingat, vitamin B6 tidak disimpan dalam tubuh, karena itu AKG 2013 merekomendasikan vitamin B6 sebanyak 1,7 mg/hari pada mamil di trimester ini.

OMEGA 3

Studi dari Clandinin dkk. menyebutkan, pada trimester 3, fetus memerlukan omega 3 sekitar 40—60 mg per kg BB per hari. Pasalnya, di trimester ini terjadi pertumbuhan otak yang signifikan serta peningkatan akumulasi DHA dan asam arakhidonat di jaringan otak.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.