MAKANAN SEHAT UNTUK OTAK JANIN

Nakita - - Beranda -

Ingin mendukung perkembangan otak janin, Ma? Coba, deh, konsumsi beberapa rekomendasi makanan/bahan makanan yang dipercaya bermanfaat untuk perkembangan otak/kecerdasan janin dari Eva berikut ini:

1. IKAN

Jenisnya: Ikan dengan dengan kandungan omega 3 tinggi tetapi rendah merkuri, seperti: salmon, catfish (sejenis lele), pollack, whitefish (ikan berdaging putih), tilapia, udang, nila, dan tongkol aman dikonsumsi mamil. Sementara itu, FDA (The Food and Drug Administration) menyarankan mamil untuk menghindari konsumsi hiu, king mackarel, ikan cucut (swordfish) yang tinggi merkuri. Pasalnya, kontaminasi merkuri justru berbahaya bagi perkembangan otak janin. Kandungan ZAT Gizi: Protein, vitamin B12, niasin, selenium, fosfor, magnesium, omega 3. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: 12 ons/mg per hari saran Penyajian: Pastikan ikan yang dikonsumsi matang dengan sempurna. Proses masak yang dianjurkan adalah dibuat sup, pepes, dan tumis. Untuk olahan goreng perlu dipertimbangkan kandungan lemak jenuh dan tambahan kalori dari proses memasak.

2. BUAH

Jenisnya: Buah berwarna cerah dan pekat, seperti: pepaya, tomat, blueberi, stroberi, buah naga merah, sirsak, jeruk, kiwi, dan lainnya. Kandungan ZAT Gizi: Buah kaya akan antioksidan yang dapat memproteksi kerusakan jaringan otak, selain itu buah mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A, C, E. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: Anjuran porsi buah dan sayur adalah 3—5 porsi/hari. saran Penyajian: Pastikan telah dicuci bersih. Sajikan dalam bentuk buah potong, jus, smoothies, sorbet, dan es buah.

3. COKELAT

Jenisnya:dark chocolate yang tinggi kandungan flavonoid. Kandungan ZAT Gizi: Penelitian menunjukkan, kandungan polifenol flavonoid berpotensi melindungi otak dari kerusakan akibat neurotoksin, menekan peradangan, meningkatkan ingatan, kemampuan belajar, dan fungsi kognitif. Selain itu cokelat juga mengandung magnesium dan zat besi. Yang perlu diperhatikan adalah kandungan kafein, kalori, dan gula di dalamnya. Batasan kafeinnya adalah 200 mg/hari. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: 30 g/hari. saran Penyajian: Dimakan langsung sebagai kudapan.

4. DAGING

Jenisnya: Pilih daging rendah lemak, baik daging sapi maupun daging ayam. Contohnya, sisihkan kulit ayam sebelum dimasak karena kandungan lemak pada ayam banyak terdapat pada bagian bawah kulitnya, atau dengan tidak memakan kulitnya. Kandungan ZAT Gizi: Protein, zat besi, asam folat, vitamin B. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: Kebutuhan protein pada mamil berkisar di 40—70 g/hari (1,1 g/kg Bb/hari) atau sekitar 3—4 porsi protein per hari. saran Penyajian: Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna. Jika ingin steak, pilih tingkat kematangan well done untuk menghindari Toxoplasma, Listeria, Salmonella maupun bakteri lainnya. Hindari pula produk pengasapan.

5. KUNING TELUR

Kandungan ZAT Gizi: Menurut studi dari Zeisel CH, kandungan kolin pada kuning telur berperan dalam perkembangan otak fetus dan bayi, memengaruhi area yang bertanggung jawab dalam memori dan kemampuan belajar. Sedangkan studi dari Shaw GM menunjukkan, kemungkinan kolin dapat mencegah terjadinya kelainan pada tabung saraf (NTD) aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: 450 mg kolin per hari. Dalam satu butir telur mengandung 126 mg kolin. saran Penyajian: Sajikan telur dalam kondisi matang untuk menghindari risiko kontaminasi dari bakteri Salmonella. Olahan kuning telur tidak matang, contohnya adalah telur setengah matang, mayones, dan mousse.

6. SEAFOOD

Jenisnya:hidangan laut yang relatif aman untuk kehamilan adalah kepiting, crayfish (varian lobster air tawar), trout (sejenis ikan air tawar), tilapia (salah satu contohnya ikan nila), teri, udang, cumi, dan salmon. Ikan yang perlu dibatasi dalam porsi 3—6 saji/bulan adalah bass, lobster, mahimahi, kerapu, tuna, ikan cod. Hindari ikan marlin, hiu, dan king mackarel. Kandungan ZAT Gizi: Protein, omega-3, zat besi. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: Anjuran FDA konsumsi 340 g/minggu dari berbagai seafood yang rendah merkuri. saran Penyajian: Pilihlah seafood yang masih segar dan diolah dengan matang sempurna.

7. SUSU

Kandungan ZAT Gizi: Protein, kalsium, vitamin D. aturan Konsumsi UNTUK MAMIL: Pilih susu yang telah dipasteurisasi agar terhindar dari kontaminasi Listeria, dikonsumsi tiga cangkir/hari. Susu rendah lemak dapat menjadi pilihan untuk konsumsi harian. saran Penyajian: Sebagai snack/kudapan, berupa minuman susu atau produk olahan susu seperti yoghurt dan keju.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.