SERING BERHUBUNGAN SEKS

Bikin Cepat Hamil

Nakita - - Prakehamilan - Oleh: Dini Felicitas, Gisela Niken

Begitu menurut penelitian, Mama Papa. Namun jangan terlalu sering, ya. Kalau Mama Papa terlalu sering berhubungan seks, bisa-bisa kehamilan malah tidak datang. Lo, kok?

Ketika sedang jenuh menjalani terapi kehamilan, mungkin Mama akan mendengar rekan-rekan mengatakan, “Sudah, sering-sering saja berhubungan, pasti cepat hamil!” Benarkah?

Ternyata, anjuran tersebut benar, Ma! Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Physiology &

Behavior pada Desember 2015 mengungkapkan bahwa sering berhubungan seks bikin cepat hamil karena alasan yang tak terduga. Sering berhubungan seks, sebut para penelitinya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh perempuan.

Berhubungan seks pada waktu-waktu tertentu selama siklus menstruasi juga mengaktifkan selsel sistem kekebalan tertentu yang membantu melindungi tubuh dari bakteri atau virus yang bisa menghambat kehamilan. Perempuan yang berhubungan seks lebih sering juga menurunkan tipe sel-sel yang membantu memastikan tubuhnya tidak melawan serbuan sperma.

Dengan berhubungan seks pada waktu-waktu yang disarankan dalam sebulan, tubuh perempuan menggerakkan sistem kekebalannya untuk membantu membuatnya hamil, sekaligus memiliki kehamilan yang sehat.

Studi lain dalam jurnal Fertility & Study menemukan bahwa pasangan yang menjalani program bayi tabung (In Vitro Fertilization/ivf) memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi jika sistem kekebalan tubuh perempuan telah ditingkatkan sebelum menjalani program.

Pada dasarnya, dokter belum sepenuhnya memahami kapan sistem kekebalan perempuan mencapai puncaknya. Meskipun begitu, entah bagaimana hal itu ternyata memengaruhi kondisi sel telur dan embrio yang dihasilkan dari perempuan yang sistem kekebalannya telah ditingkatkan lebih mampu bertahan ketika menjalani IVF. Sederhananya, jika sistem kekebalan diaktifkan, peluangnya untuk mendapatkan embrio yang sehat melalui IVF jadi lebih tinggi.

Hikmahnya, jika Mama sedang berusaha hamil, sering berhubungan seks bisa menjadi hal yang baik, bukan sekadar dilakukan ketika Mama berada di puncak masa subur. Selain itu, jika Mama sedang mencoba meningkatkan daya tahan tubuh agar tak mudah batuk pilek, hubungan seks lebih sering juga membantu, lo.

KAPAN HARUS MELAKUKAN SEKS AGAR CEPAT HAMIL?

Namun demikian, jangan sampai Mama Papa malah jadi terlalu sering berhubungan seks. Kalau terlalu sering melakukan seks justru akan menurunkan kualitas sperma dan sangat berpotensi menimbulkan masalah. Jadi, kalau dalam sehari Mama Papa berhubungan seks hingga beberapa kali, maka akan menyebabkan penurunan kualitas sperma. Yang dianjurkan adalah mengatur ritme seks agar hubungan seks tidak dilakukan berkalikali dalam satu kesempatan saja.

Mama Papa perlu memahami bahwa sperma dapat hidup selama 3—5 hari, sementara sel telur hanya hidup selama 12—24 jam. Nah, dengan melihat perbedaan ini, maka kita dapat melihat, waktu yang tepat untuk melakukan seks adalah 1—2 hari sebelum ovulasi alias masa subur serta hari pada saat Mama mengalami ovulasi.

Waktu ovulasi memang tak mudah untuk dilihat dan ditentukan, bergantung pada panjang siklus menstruasi yang Mama alami. Biasanya perempuan berovulasi sekitar 14 hari sebelum hari pertama menstruasi berikutnya. Jadi, bagi Mama yang siklus menstruasi tidak teratur, sangat membutuhkan alat untuk mengetahui masa subur. Atau, Mama bisa juga memahami tanda-tanda ovulasi yang umum terjadi, antara lain: peningkatan cairan vagina (biasanya seperti putih telur) dan peningkatkan suhu tubuh basal. Namun jika ingin mendapatkan waktu yang lebih akurat, alat penguji masa subur perlu Mama gunakan.

Mama juga bisa mencatat siklus menstruasi selama beberapa bulan. Dari situ Mama bisa mengambil rata-rata berdasarkan siklus terpanjang dan terpendek. Mama yang menstruasinya tidak teratur sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Ada banyak faktor yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, salah satunya adalah masalah hormon yang dapat juga berpengaruh pada ketidaksuburan.

Setelah memahami waktu berhubungan seks yang tepat sebagai cara agar cepat hamil, selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memperhitungkan intensitas melakukan seks. Ingat, ya, Mama Papa … jangan terlalu sering! Cobalah berhubungan seks 2—3 kali seminggu secara konsisten. Usahakan di masa tersebut Mama dan Papa dalam kondisi tubuh yang tidak lelah serta menjaga kesehatan agar kualitas sperma dan sel telur dalam kondisi prima.

Nah, selamat menikmati kemesraan yang manis, ya, Mama Papa. Semoga kehamilan yang dinanti segera tiba.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.