LELAH TIDAK HILANG USAI MELAHIRKAN? BISA JADI MAMA KENA ANEMIA

Nakita - - Prakehamilan -

Rasa lelah setelah melahirkan sebenarnya normal, Ma. Namun jika berminggu-minggu setelahnya, Mama masih saja seperti kekurangan tenaga sampai tidak bisa melakukan apa pun, sebaiknya segera periksakan ke dokter, Ma. Bukan tidak mungkin Mama mengalami postpartum anemia atau anemia yang terjadi di masa pascamelahirkan.

Postpartum anemia berkaitan dengan kekurangan zat besi kronis, sehingga Mama cenderung lemah, letih, lesu, serta mudah tersinggung. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya anemia usai melahirkan. Pertama, kondisi anemia yang terjadi sebelum hamil atau saat hamil, sehingga membuat Mama lebih berisiko mengalami anemia pascamelahirkan. Sebab lain, terjadinya perdarahan akut saat melahirkan. Melahirkan bayi kembar juga bisa membuat Mama mengalami anemia pascamelahirkan.

Bila kondisi ini tidak segera diatasi, Mama bisa mengalami gangguan seperti depresi pascamelahirkan; produksi ASI tidak mencukupi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas; juga rentan terkena infeksi saluran kemih. Selain itu, bayi Mama juga bisa terkena dampaknya. Kekurangan zat besi yang parah sebelum dan sesudah persalinan, bayi bisa lahir prematur dan dengan berat badan lahir rendah. Bukan tak mungkin, bayi juga mengidap anemia akibat berkurangnya kandungan zat besi dalam ASI. Sementara kekurangan zat besi bisa berdampak terhadap fungsi saraf dan kognitif bayi, sehingga ia dapat mengalami gangguan belajar, daya ingat, serta kognitif saat besar nanti.

Untuk mencegah anemia pascamelahirkan, Mama dianjurkan mengonsumsi makanan kaya zat besi. Lengkapi dengan asupan vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, tetapi hindari makanan kaya kalsium karena bisa menghambat penyerapan zat besi. Berkonsultasilah dengan dokter bila Mama sebelumnya sudah punya masalah anemia dan konsumsi suplemen zat besi bila perlu. (Sumber: Mom Junction)

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.