JADI PEREMPUAN HARUS MAHAL

Ussy bisa mandiri, bisa juga tidak. Dalam hal apa saja, sih?

Nova - - Cover Story - JEANETT VERICA MAKEUP: LAODE (HP: 0812 8725 2549) RAMBUT: WOKO (HP: 0812 8876 7791) BUSANA: ERIDANI (HP: 0813 9842 1480/IG: /DHARMAWANGSA SQUARE LT. 2) FOTO: NENDRA STYLIST: ITA ADNAN

Cinta tak mengenal usia, kata sebuah pepatah yang pernah kita dengar.

Benar atau tidaknya pernyataan tersebut, pasti tergantung pada pasangannya. Tapi, kalau kita ingin membahas kehidupan Ussy Sulistiawaty yang berusia 36 tahun, sementara sang suami Andhika Pratama berusia lima tahun lebih muda, mungkin pernyataan di atas tadi ada benarnya. Kok bisa? Iya. Menurut pengakuan sang ibu empat anak, selama ini ia dan suami selalu bisa tampil kompak dan melengkapi satu sama lain, meski usia mereka terpaut 5 tahun. Walau memang, sih, pelantun Klik ini tidak menampik bahwa ada hal-hal yang harus ikhlas dikorbankan demi bisa membina keharmonisan. Wah, kamu merelakan apa saja, sih, Ussy? Salah satunya aspek kemandirian. Pasalnya, wanita yang beberapa waktu lalu sempat menjadi korban penipuan ini mengaku kepada NOVA bahwa ia adalah wanita yang sudah mandiri sejak dulu. Apalagi, Ussy merupakan anak perempuan satu-satunya di tengah empat saudara laki-laki.

Mandiri Bagi Ussy

Namun seiring berjalannya waktu, terutama saat ia memutuskan menjalin hubungan dengan Andhika, pemilik album

The Other Side of Me ini justru sedikit berubah pikiran. Jadi, bukannya memilih untuk terus mandiri dan berbuat apa saja sendiri, Ussy justru menyadari betul bahwa kemandirian wanita tidak boleh ‘bablas’. Makanya, ia harus sedikit ‘berkorban’. Berkorban bagaimana? “Dulu, sebelum aku punya suami, aku tuh sangat...sangat mandiri. Kalau bisa semuanya aku handle sendiri, deh. Itu berlanjut sampai aku pacaran dengan Andhika Aku bukan tipe yang minta jemput, tapi aku lebih yang ke mana-mana sendiri. Tapi karena waktu itu pacaran dan dia mau jemput, ya, silakan,” beber wanita yang baru saja melahirkan anak keempatnya pada Maret 2017 silam.

“Makanya, setelah menikah dengan Andhika, aku justru mengurangi kemandirianku. Mengurangi dalam arti begini, kadang kan seorang suami itu juga ingin ngerasa dibutuhin, diperluin, jadi aku turunin

tingkat mandiri aku. Aku jadi perempuan yang memang membutuhkan pasangan di sebelahnya. Aku enggak mau jadi sombong karena bisa melakukan apa aja.” terangnya. Tapi wanita yang gemar berpenampilan

chic namun simpel ini berpendapat, setiap pasangan itu pasti selalu melalui hal-hal atau saat-saat di mana wanita harus jadi sangat mandiri. Ada masa di mana wanita juga perlu ‘mencari’ suami. Mencari suami untuk menemukan solusi atas masalah yang melibatkan kedua belah pihak, misalnya.

Nah, kalau sudah bisa begini, perbedaan usia dijamin tak akan menjadi perkara besar, deh. Andhika dan Ussy pun demikian, kok.

“Misalnya gini, kalau ketemu sama guru (anak), kalau suami enggak bisa, ya harus istrinya. Kalau harus pergi ke manamana, tanpa suami ya enggak apa-apa. Tapi ketika kita menghadapi masalah, mau ambil keputusan untuk urusan anak, enggak bisa, tuh, cuma aku yang menentukan. Harus share dengan suami, bagusnya bagaimana,” ujar wanita yang tengah mempersiapkan single terbarunya ini.

Kata Andhika, Uang Ditabung Saja Romantis iya, bisnis juga iya.

Itulah gambaran singkat hubungan wanita yang pernah mengikuti ajang Abang None ini dengan suami. Mulai bisnis kosmetik sampai bisnis properti, mereka lakoni bersama. Wah, pemasukan untuk biaya rumah tangganya jadi aman dong?

“Kalau uang yang ada di bisnis kita, itu justru diputerin. Contohnya, bisnis makeup kan harus ada item baru, nah uangnya diputar buat nambahin item ini-itu, gitu,” ungkap Ussy. “Kalau misalnya uang yang aku hasilin dari kerjaku, syuting atau apa, ya itu masuk rekeningku. Ya, itu katanya (Andhika), aku tabungin aja,”

Yes¸ sebagai figur publik, pasangan yang menjalankan salah satu bisnis bernama Dissy ini terang saja punya penghasilan tambahan dari kegiatan keartisannya, alih-alih cuma dari bisnis. Andhika punya penghasilan sendiri, istrinya juga. Tapi, tidak seperti wanita lain yang sudah mandiri secara finansial – dalam artian tidak melulu bergantung kepada suami untuk memenuhi kebutuhan pribadi, pemilik bisnis Cirebon Kelana ini justru memilih menganut paham ‘zaman dahulu’. Artinya? “Iya, dari dulu aku masih menganut paham zaman dahulu. Aku sama Andhika berpikir, apapun itu dalam rumah tangga, suami yang harus mencukupi. Kalau istri bekerja, itu bukan uangnya suami, ha ha ha. Jadi emang gitu dari dulu, (kata dia) kamu bekerja, kamu urusin uangmu, tabungin aja. Misalkan ada pengeluaran mau beli tas, sepatu, ya menurut Andhika, itu tugasnya dia. Jadi dia juga masih paham orang zaman dahulu, ha ha,” jelas Ussy tertawa.

Meski bergantung pada suami dari segi finansial, Ussy sepakat bahwa jadi mandiri memang penting bagi wanita. Tapi, menjadi mandiri itu juga pilihan. Pilihan yang kembali lagi pada kita sendiri untuk menjawabnya.

“Aku selalu ajarin ke anakku, jadi perempuan itu harus mahal. Jangan sampai dianggap rendah sama laki-laki. Harus pintar, punya kebanggaan yang bikin orang lain, lakilaki, enggak ngerendahin kita. Jadi, bukan cuma cantik doang,” tukas wanita bergaya

sporty ini mantap. Setuju!

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.