ANTI CURHAT DI MEDSOS JADI RESEP MESRA

Pasangan selebriti ini nyaris tak pernah digosipin. Beruntung, atau karena memang tak asik buat digosipin?

Nova - - Cover Story - WIDA CITRA DEWI

Selalu romantis dengan pasangan – apalagi seleb – tak menjamin lolos dari gosip miring. Namun, pasangan Dimas Seto dan Dhini Aminarti ini sepertinya beruntung. Masuk dalam deretan selebriti yang selalu terlihat romantis, hampir 8 tahun membina rumah tangga, keduanya nyaris tak pernah ditimpa gosip miring. Kok, bisa? “Romantis itu terpancar dari diri kita lewat pikiran, hati yang saling terhubung, ketergantungan yang positif untuk saling mengisi, serta tujuan hidup yang sama. Kalau sudah begitu, lagi minum bareng aja sudah romantis,” terang Dimas Seto di kediamannya baru-baru ini.

Saat banyak pernikahan selebriti yang berujung ke meja hijau, Dhini dan Dimas berhasil menjaga romantisme dalam pernikahannya agar tetap berkobar. Apa rahasianya? Ternyata, salah satunya dengan menjaga konten media sosial mereka, sehingga masalah rumah tangga tak pernah bocor ke publik.

“Pasti ada masalah, tapi harus dijaga supaya hal itu enggak diketahui orang. Jangan curhat di media sosial, dan memang Dimas selalu menjagaku karena perempuan, kan, lebih ekspresif dan lebay. Penginnya curhat sama semua orang. Kami biasanya pilih-pilih mana yang mau di-share dan mana yang enggak. Caption foto saja selalu di-edit dengan hati-hati, jangan sampai menimbulkan asumsi,” lanjut Dhini yang telah vakum cukup lama dari layar kaca itu.

Selama ini, Dimas mengajarkan istrinya agar lebih bijak dalam menulis segala sesuatu di media sosial, karena hal tersebut tergolong area publik, di mana semua orang bebas berasumsi dan berpendapat.

Oleh karena itu, keduanya selalu terlihat romantis dan adem di media sosial. Padahal, sama seperti pasangan pada umumnya, keduanya tak luput dari pertengkaran. Jika sudah begitu, keduanya selalu memilih untuk menyelesaikannya dengan komunikasi yang baik.

“Aku tipe yang enggak suka menunda masalah. Kalau enggak suka, aku omongin. Tapi kita perlu lihat timing-nya, jangan pas suami capek atau bad mood. Tapi dalam satu hari, satu masalah harus diselesaikan. Kita enggak suka memendam masalah, tapi di ujung malah jadi bom. Di agama juga enggak boleh lebih dari 3 hari marah sama orang,” tutur Dhini lagi.

Namun, jika masih ada unek-unek di hati, Dhini memilih untuk mencurahkannya ke dalam buku harian. Sejak SMP, perempuan yang mengawali karier sebagai model itu tak pernah berhenti menulis di buku harian. Hal itu pun masih dia lakukan sampai sekarang.

Apa suami tahu apa saja yang dia curahkan dalam buku tersebut?

“Enggak. Dia saja enggak tahu aku taruh buku itu di mana. Untungnya, dia orang yang enggak suka kepo. Jadi aman, deh, he he he,” tukas Dhini.

Hindari Pesan Singkat

Meskipun Dhini dan Dimas sama-sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing, keduanya mengaku rajin berkomunikasi. Namun, mereka tak mau lebay.

“Kita suka lihat orang pacaran, ribet banget komunikasi tiap saat. Bagaimana kalau menikah? Ha ha ha. Kita juga sukanya yang santai dan menghindari pesan lewat teks, untuk menjaga kesalahpahaman. Mengandalkan teknologi yang ada saja, misalnya voice call, video call juga,” jelas Dimas.

Dhini menimpali, di awal pernikahannya, dia sempat sering salah paham dengan pesan singkat. Misalnya ketika sang suami membalas pesannya dengan tata bahasa yang berantakan atau kalimat yang singkat.

“Perempuan kan lebih sensitif, apalagi kalau lagi PMS. Dikiranya marah atau bete, ternyata dia lagi di jalan. Jadi sekarang mendingan telepon saja langsung,” ucap Dhini.

Selain itu, sebelum terlelap, pasangan yang menikah pada 12 Desember 2009 itu selalu menjelaskan kegiatan apa saja yang akan dilakukan esok hari. Dengan keterbukaan, timbullah rasa kepercayaan antar keduanya.

“Jadi enggak cemburuan. Apalagi di dunia hiburan, lihat dia pegangan tangan sama orang lain, ya kita harus mengerti kalau itu pekerjaannya dia. Kalau aku, sudah komitmen untuk enggak lagi syuting kecuali sama Dimas. Kemarin perdana balik lagi syuting bareng suami, filmnya berjudul Haji Kecil. Tapi ke depan, belum tahu,” cerita Dhini.

Meski Dhini tak lagi banyak beraktivitas di dunia hiburan, dirinya tetap fokus berbisnis. Setelah sukses dengan label fashion-nya, kini dia menggandeng suami untuk berbisnis kuliner di daerah Cirebon yang dinamai Cirebon Cinnamon. Jika kebanyakan selebriti mengusung konsep kue bolu, Cirebon Cinnamon memilih kue sus atau éclair sebagai produknya.

“Karena kita suka banget éclair dan kue sus, jadi dibuatlah konsep itu dengan ukuran besar. Kita juga diskusi dengan chef dan sempat gonta-ganti konsep kue karena mau yang berkualitas, tapi tetap terjangkau harganya,” beber Dimas yang bersyukur bahwa toko kue yang baru dibukanya pada Agustus lalu itu mendapat respon positif dari masyarakat.

Bisnis, sudah. Syuting berdua, sudah. Lantas bagaimana soal momongan?

Sambil tertawa, keduanya mengaku bosan ditanyai hal itu. “Intinya kita selalu ikhtiar dan berdoa. Minta doanya, ya, semoga disegerakan oleh Allah SWT. Kita tahu dan percaya bahwa Allah akan kasih di waktu yang tepat. Aamiin.”

Aamiin. Semoga nanti setelah bertiga tetap romantis ya.

FOTO: PRAS ANANTA

PENATA RIAS: VIVI THALIB (082134291756) PENGARAH GAYA: DWI LARAS JUWITA BUSANA DAN HIJAB DHINI AMINARTI: LA PERLE, IG: @ LAPERLEOFFICIAL BUSANA DAN SEPATU DIMAS SETO: WOOD

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.