MANDI BERSIH TANPA GATAL

Merasa sudah rajin mandi, tapi masih saja gatal-gatal menyerang tubuh. Cara mandi kita yang belum benar, atau karena pengaruh air yang tak bersih?

Nova - - Kesehatan - DIONYSIA MAYANG RINTANI FOTO: ISTOCK

Seluruh tubuh sudah dibasuh, digosok merata, bahkan dengan sabun antiseptik segala, tapi koq ini badan masih terasa gatal?

Ternyata, salahnya ada pada air. Mau cara mandi sudah benar, dan pakai sabun khusus sekalipun, mandi bisa tak berarti kalau air kotor yang dipakai untuk membilas. Yakin, air mandi Anda tidak kotor? “Kriteria air yang baik untuk mandi ialah air yang tidak berbau, bening, jernih, tidak berwarna, tidak berasa manis, asin, asam saat tertelan, dan memiliki kandungan pH sekitar 6.5-8.5, ” jelas dr. Edwin Tanihaha, Sp.KK., MH. Kes.

Bening, tidak berbau, tidak berasa, kita bisa lihat dan rasakan sendiri.

Kalau untuk mengukur kandungan pH? Jika tak memiliki alat pengukurnya, ya silakan bawa sampel air ke laboratorium.

Repot sedikit tak mengapa. Karena, “Air yang kotor memiliki beberapa efek negatif bagi kulit tubuh dan wajah, seperti mudah gatal, iritasi kemerahan, kulit cenderung bau, serta mudah timbul jerawat,” jelas dr. Edwin.

Hingga penanganannya tergantung pada respon kulit masing-masing. Bila muncul iritasi atau gatal, bisa diberikan obat anti alergi oral dan salep. Namun pemberian obat tersebut tergantung pada kondisi kulitnya.

“Bila berjerawat, bisa juga diobati dengan obat jerawat,” tambah dr. Edwin.

Pengaruh Pada Rambut

Sudah begitu, air tak bersih itu dipakai tak hanya untuk mandi, tapi juga buat keramas. .

Padahal, “Air kotor memiliki efek negatif terhadap rambut dan kulit kepala, seperti rambut mudah gatal, kemerahan, bau, serta mudah timbul ketombe.”

Bila muncul gejala tersebut, berikan obat anti alergi oral dan salep, tergantung kondisi kulit di kepala.

Sementara bila muncul ketombe, kita bisa menggunakan shampo khusus anti ketombe, dan pastikan air yang kita gunakan untuk mencuci rambut sudah bersih, tentunya.

Menimbulkan Jamur

Penggunaan air kotor untuk mandi secara terus menerus tentu akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang lebih serius bagi Anda yang masuk kategori berkulit kering.

Resiko infeksi karena jamur pada kulit semakin tinggi bila kita tak segera melakukan penanganan yang tepat dan tak segera mengganti air mandi dengan air yang bersih.

Pelembap Bayi

Jika air tak bersih bisa berefek buruk pada kita, apalagi buat si kecil atau bayi. “Kulit bayi normalnya lebih tipis dan lebih sensitif dibandingkan kulit dewasa, sehingga penggunaan air kotor untuk mandi memiliki resiko gatal, iritasi, atau kemerahan lebih tinggi dibandingkan kulit orang dewasa,” jelas dr. Edwin. Makanya, sabun yang seharusnya dipakai untuk bayi juga harus sabun yang mengandung pelembap. Sementara itu setelah mandi, beri krim pelembap khusus bayi pula, agar kualitas kulitnya tetap bagus, tidak kering, serta kulitnya tetap terjaga kelembapannya.

Lalu, apa yang harus kita lakukan setelah tahu air di rumah tidak bersih? Segera gunakan filter air sebagai solusi.

Filter air yang baik bisa meminimalkan kandungan besi dalam air, kadar garam tinggi, pH air tinggi, mengurai bau, dan mengurangi secara maksimal kandungan pasir atau kotoran dalam air.

Namun, jangan lupa pastikan dulu filter air yang akan kita pakai – apalagi beli - mampu melakukan itu semua. Cara memastikannya, ya air yang telah ter

filter itu diperiksa, diukur, bila perlu di labarotorium.

Begitulah. Kalau mau sehat ya memang musti mau sedikit repot.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.