Joshua Suherman DIGAET GADIS KOREA

Nova - - Isu Spesial -

Mantan penyanyi cilik yang biasa disapa Jojo ini aktif berkarya. Dia rajin publikasikan vlog (video blog) yang dimuat di akun YouTube pribadinya. Kontennya beragam, mulai kesehariannya sehari-hari, obrolan seru, hingga rekaman perjalanannya ke beberapa destinasi wisata.

Usut punya usut, ternyata Jojo sudah lama menggemari dunia vlog. “Aku aktif pertama kali itu tahun 2011. Masih ada kok channel lamaku. Aku juga dulu cuma iseng-iseng doang. Sempat stop, tapi aku lumayan sering upload setahun belakangan ini,” ujarnya.

Pria yang kini telah beranjak dewasa ini pun bercerita bahwa di awal perjalanannya menjadi seorang vlogger, peralatan yang digunakan masih sederhana.

“Waktu itu aku masih sembarangan banget bikinnya. Kamera masih pakai kamera foto yang biasa banget juga. Waktu itu orang-orang pada ngeliatin aku, ini orang kenapa, sih kok kemana-mana bawa kamera.”

Namun ia mengaku enggan bikin konten yang terlalu pribadi, seperti menunjukkan kamar pribadinya ke publik, misalnya.

Penyanyi yang dulu dikenal dengan nyanyian “Diobok-obok airnya diobok-obok…” ini juga merasa belum begitu profesional dalam menggarap vlog pribadinya.

Hingga saat ini saja, dia masih berusaha untuk mengerjakan segala hal seorang diri.

“Mulai pegang kamera, ngedit, bikin konsep, semuanya masih sendiri. Bukan karena aku idealis, tapi akunya saja yang pelit dan enggak mau bayar orang untuk ngerjain, hahaha,” canda Jojo yang kini berusia 24 tahun itu.

Dan berkat vlog jugalah, Jojo punya makin banyak teman, dan beberapa di antaranya berkewarganegaraan Korea.

Bahkan ia sempat ditawari Han Yoora – begitu nama gadis Korea itu - untuk ikut berkolaborasi dalam membuat sebuah video yang memparodikan sebuah acara reality show asal Korea Selatan yang tengah membludak, Produce 101.

“Karena dia tahu, aku suka musik K-Pop, jadinya Yoora ngajak aku untuk ikut. Di sana isinya orang Korea semua, termasuk Yoora. Ada satu lagi Langston Hues dari Amerika Serikat yang main di sitkom Kelas Internasional. Cuma aku doang yang orang Indonesia. Aku jadi punya banyak teman Korea, ngobrol sama mereka. Seru banget, sih,” kenang Jojo.

Lantas apakah ke depannya, Jojo akan meninggalkan dunia hiburan untuk berkarya dan menjadi vlogger?

“Enggak, sih, kalau aku. Karena menurutku, ini sebatas media alternatif saja buatku. Tapi kalau orang menilai itu media mainstream, ya, enggak apa-apa. Aku anaknya enggak digital-digital amat, aku lebih suka kerja yang beneran atau offline,” ungkap Jojo. Kenapa begitu? “Aku belum siap melabeli diriku sebagai vlogger profesional dan aku santai saja orangnya. Tapi orang lain bebas menyebut mereka profesinya demikian selama itu bermanfaat.”

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.