POLISI TETAPKAN EMPAT TERSANGKA

Nova - - Peristiwa -

Polda Sumatera Utara menetapkan empat tersangka dalam kasus ini. Nahkoda sekaligus pemilik kapal, Poltak Soritua; petugas honorer Pos Pelabuhan Simanindo, Karnilan Sitanggang; Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Golpa F Putra; dan Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan (ASDP) Kabupaten Samosir, Rihad Sitanggang.

Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpaw, Senin (25/6) mengatakan, Poltak Soritua Sagala ditetapkan sebagai tersangka karena tidak memiliki izin berlayar dan secara sengaja membiarkan kapal melebihi kapasitas muatan. Sedangkan Karnilan Sitanggang, dinilai lalai dan tak menjalankan tugasnya dengan benar. “Dia yang mengatur masuknya penumpang dan mengawasi kegiatan dan pelayaran kapal. Harusnya dia melarang kapal muatan berlebih dan melarang berlayar jika tidak layak. Selain itu, juga sudah ada warning (peringatan) cuaca buruk dari BMKG, tapi faktanya yang bersangkutan tidak menjalani tugasnya secara benar,” tegas Irjen Pol Paulus.

Tersangka ketiga, Golpa F Putra ditetapkan sebagai tersangka karena meninggalkan tugasnya namun tetap mengutip retribusi. Sementara Rihad Sitanggang, dinilai gagal mengawasi kegiatan pelabuhan di Samosir, padahal merupakan tanggung jawabnya. “Kenyataannya dia masih membiarkan kapal tradisional membawa kendaraan roda dua—yang dilarang—serta membiarkan kapal kelebihan kapasitas maupun berlayar tanpa surat izin,” kata Irjen Pol Paulus lagi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Andi, menjelaskan keempat tersangka, jika terbukti bersalah, akan terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda sebesar Rp1,5 miliar. Sementara itu, kemungkinan jumlah tersangka bertambah, bisa saja terjadi. “Tetapi kita akan lakukan gelar perkara dulu, dengan menghadirkan bukti-bukti melalui keterangan tersangka,” tambahnya.

Semoga semua bisa segera terungkap dengan jelas.

Newspapers in Indonesian

Newspapers from Indonesia

© PressReader. All rights reserved.